Beberapa waktu lalu, pejabat produsen motor ternama Amerika Serikat, Harley Davidson, berkunjung ke Gedung Putih dan bertemu dengan Presiden Donald Trump.
Kunjungan itu berkaitan dengan pembatalan kedatangan Trump di markas Harley Davidson yang terletak di Milwaukee bulan Februari lalu. Pada pidato perdananya di hadapan kongres, Selasa (28/2/2017), Trump menyampaikan hasil pertemuannya dengan para pejabat Harey Davidson.
"Pada pertemuan itu, saya bertanya kepada mereka, 'Bagaimana kabarnya?, Bagaimana bisnis Harley?' Mereka menjawab baik," ungkap Trump mengulang kembali percakapannya.
Disampaikan pula bahwa Harley tidak mengeluh meski sedang menghadapi kondisi sulit. Hal itu karena Harley sudah terbiasa mendapat perlakuan buruk terkait bisnisnya.
Lalu Trump bertanya lebih lanjut mengenai penjualan global Harley. Mereka pun menjawab bahwa saat ini Harley dalam masa sulit. Pihaknya menghadapi permasalahan tingginya pajak masuk ke beberapa negara tujuan ekspor yang membuat harga motor menjadi melambung. Dampaknya, penjualan Harley pun menurun.
"Mereka mengeluh seperti itu. Satu kasus, ada negara yang mengenakan pajak sepeda motor sampai 100 persen," ungkap Trump.
Curhat Bos Harley Davidson ke Donald Trump
Sabtu, 04 Maret 2017
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.