Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Dampak Perang di Timur Tengah, Harga Pelumas Diprediksi Naik

Bimo Hariyadi
Bimo Hariyadi
Rabu, 04 Maret 2026
Dampak Perang di Timur Tengah, Harga Pelumas Diprediksi Naik

Harga oelumas diprediksi naik

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Perang di Timur Tengah, antara Iran dan Israel, didukung Amerika Serikat semakin memanas. Berdampak pada hampir semua industri, termasuk pelumas.

Motul, merek asal Prancis ini mengaku bakal terdampak, karena pasokan khususnya untuk pasar Indonesia, bahan baku masih impor. Hal itu dikatakan langsung oleh Managing Director PT Motul Indonesia Energy (MIE), Welmart Purba. Menurutnya, ada kemungkina harga pelumas akan naik.

Baca Juga: Persaingan Pelumas Motor Semakin Ketat, Inovasi Teknologi Jadi Kunci

“Kalau produksi-produksi dalam konteks ini adalah lubricant itu additive base oil, kita kan impor sebenarnya. Lihat saja pemerintah sudah kasih sinyal bahwa mereka akan menaikkan harga BBM (bahan bakar minyak). Nah, jadi itu yang akan sangat berdampak langsung ke kita,” jelas Welmart Purba di Jakarta.

Dampak perang menurut Welmart tidak dirasakan langsung, akan terlihat pada fase minggu kedua atau ketiga. Hal itu dikarenakan Iran telah menutup Selat Homruz yang menjadi lintasan penting barang-barang impor dari berbagai negara penghasil minyak.

Ada 20-30 persen pasokan minyak dunia melintasi jalur ini. Welmart menambahkan, ketika lintasan yang biasa dilalui itu ditutup, pasokan bahan-bahan vital yang dibutuhkan oleh pelumas tersebut harus menggunakan jalur lain, jaraknya cukup jauh dan memiliki biaya tinggi.

“Banyak raw material kita itu impor. Base oil-nya kita impor, aditif juga impor. Berarti, otomatis kalau supply-nya terganggu, rute logistiknya makin jauh dan otomatis harga pasti akan naik,” tambah Welmart.

Namun hingga saat ini, mereka belum memutuskan apa yang akan dilakukan terhadap situasi ini. "Jadi, ya kalau memang secara finansial kita bisa menahan ini dengan lihat 4 minggu, 5 minggu ke depan,” jelasnya lagi.

Sebagai informasi, produk Motul pada tahun 2025 lalu mendapat respon yang positif dari pengguna kendaraan bermotor di Indonesia. Menurut Welmart, pertumbuhan Motul di Indonesia mencapai 30 persen setiap tahun.

Baca Juga: IIMS 2026 Tak Hanya Pamerkan Produk, Jadi Ajang Edukasi Fungsi Pelumas Bagi Kendaraan

Bahkan, pada awal tahun ini, Motul Indonesia menjadi pasar yang cukup positif di Asia-Pasifik. Sehingga menjadi negara kedua dengan penjualan terbesar setelah Vietnam.

Tags:

#Pelumas Mobil #Fungsi Pelumas #Peranan Pelumas Dan Cara Pelumasan
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bimo Hariyadi

Lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta yang memiliki pengalaman di bidang jurnalistik. Karier dimulai sebagai jurnalis dengan fokus pada peliputan, riset, verifikasi data, serta penyusunan berita yang akurat, berimbang, dan sesuai kaidah jurnalistik. Saat ini aktif sebagai penulis otomotif, menghasilkan berbagai artikel, ulasan kendaraan, berita industri, serta konten informatif yang mengedepankan akurasi data dan kemudahan dipahami oleh pembaca. Pengalaman di dunia jurnalistik menjadi fondasi dalam menyajikan informasi yang kredibel dan relevan. Menguasai pengelolaan media sosial, mulai dari perencanaan konten, penulisan caption, hingga penyesuaian strategi komunikasi di berbagai platform digital. Kemampuan itu didukung oleh pemahaman terhadap tren media digital dan kebutuhan audiens, sehingga mampu menghasilkan konten yang informatif, menarik, dan memiliki nilai kuat.
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan