KabarOto.com - Chery Group menghadirkan beragam kejutan dalam gelaran Chery International User Summit di OJ Park, Wuhu, China. Taman yang berada di depan kantor Chery ini disulap menjadi ruang pamer terbuka yang mempertemukan berbagai model dari merek di bawah naungan grup otomotif asal China tersebut, mulai dari Chery, Jetour, iCar, hingga model premium yang disiapkan untuk memperkuat lini bisnisnya.
Bukan sekadar memajang mobil produksi massal, Chery Group juga menampilkan kendaraan dengan karakter yang lebih spesifik, mulai dari mobil bergaya drift, SUV kompak dengan konsep unik, kendaraan berorientasi aktivitas luar ruang, hingga double cabin yang tampil lebih tangguh berkat tambahan aksesori aftermarket.
Deretan kendaraan ini memperlihatkan bagaimana Chery Group mencoba menjangkau kebutuhan konsumen yang semakin beragam, sekaligus mengeksplorasi karakter setiap merek melalui desain, personalisasi, dan pengembangan produk.
iCar V23 Versi Drift, Tampil Beda dari SUV Listrik Bergaya Retro
Salah satu model yang mencuri perhatian adalah iCar V23 versi drift. SUV listrik dengan desain mengotak dan nuansa retro ini tampil dengan karakter yang jauh berbeda dari versi standarnya.
iCar V23 Versi Drift
Sentuhan modifikasi membuat tampilannya lebih agresif dan lekat dengan dunia motorsport, khususnya drifting. Kehadirannya menjadi bukti bahwa kendaraan listrik tidak harus selalu tampil sebagai mobil perkotaan yang mengutamakan efisiensi, tetapi juga bisa menjadi basis eksplorasi gaya dan personalisasi.
Bagi iCar, pendekatan seperti ini menarik karena memberikan dimensi baru pada sebuah SUV listrik yang sejak awal sudah memiliki identitas desain kuat.
Chery Q Tampil Imut dengan Kombinasi Ungu-Putih
Model lain yang menarik perhatian adalah Chery Q. Mobil yang belum lama diperkenalkan di Indonesia ini hadir dengan penampilan yang lebih menggemaskan melalui kombinasi warna ungu dan putih.
Tidak berhenti pada permainan warna, unit yang dipamerkan di OJ Park juga mendapat tambahan kompartemen di bagian belakang yang ditujukan untuk kebutuhan hewan peliharaan.
Konsep ini memberikan sentuhan gaya hidup yang berbeda. Mobil tidak hanya diposisikan sebagai alat transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas pemiliknya, termasuk mereka yang ingin bepergian bersama hewan kesayangan.
Tiggo 4 CSH Versi Outdoor, Siap Menemani Aktivitas Petualangan
Chery juga menampilkan Tiggo 4 CSH dengan konsep outdoor. Basis SUV kompak ini mendapat sentuhan yang menonjolkan karakter petualang, berbeda dari kesan kendaraan perkotaan yang biasanya melekat pada SUV di kelasnya.

Tampilan tersebut memperlihatkan potensi pengembangan sebuah model melalui aksesori dan penyesuaian visual untuk mendukung gaya hidup aktif.
Meski demikian, konsep outdoor tidak serta-merta menunjukkan adanya perubahan pada kemampuan teknis kendaraan. Detail mengenai spesifikasi tambahan maupun peningkatan kemampuan off-road pada unit yang dipamerkan belum menjadi fokus utama dalam penampilan ini.
Chery Stockman, Double Cabin yang Makin Gagah dengan Aksesori Ironman
Bagi pencinta kendaraan tangguh, Chery Stockman menjadi salah satu model yang layak mendapat perhatian. Double cabin yang baru diluncurkan untuk pasar Australia ini tampil dengan kelengkapan aksesori lansiran Ironman.
Tambahan aksesori tersebut membuat penampilannya semakin kokoh dan siap mendukung karakter kendaraan pekerja maupun aktivitas luar ruang. Sosoknya juga terasa lebih berisi dibandingkan kendaraan yang hanya mengandalkan tampilan standar pabrikan.
Kehadiran Stockman dengan paket aksesori ini menarik karena memperlihatkan pendekatan berbeda dalam membangun karakter sebuah kendaraan. Bukan hanya mengandalkan desain bawaan, personalisasi melalui aksesori juga menjadi cara untuk memperkuat citra tangguh sebuah double cabin.
Freelander 8, Calon SUV Premium dengan Identitas Merek Tersendiri
Di antara deretan kendaraan tersebut, perhatian KabarOto tertuju pada Freelander 8, SUV premium yang diposisikan untuk menjadi bagian dari pengembangan merek tersendiri melalui kolaborasi Chery dan Jaguar Land Rover.
Berbeda dari model-model yang menonjolkan modifikasi dan gaya hidup, Freelander 8 membawa pembahasan ke ranah kendaraan premium dan luxury SUV. Kehadirannya mengisyaratkan ambisi Chery Group untuk memperluas jangkauan bisnis, tidak hanya melalui kendaraan yang menyasar pasar massal, tetapi juga melalui produk dengan karakter dan positioning lebih eksklusif.
Kolaborasi dengan Jaguar Land Rover menjadi bagian penting dari cerita ini. Namun, detail mengenai spesifikasi teknis, teknologi yang digunakan, serta strategi pemasaran Freelander 8 masih perlu dibahas lebih mendalam agar gambaran mengenai calon SUV premium ini semakin utuh.
Freelander 8 pun layak mendapat ruang tersendiri dalam ulasan berikutnya, terutama untuk membedah desain, identitas merek, dan posisinya di tengah persaingan SUV premium global.
OJ Park, Gambaran Luas Strategi Chery Group
Kumpulan kendaraan di OJ Park menunjukkan bahwa Chery Group tidak hanya mengandalkan satu jenis produk atau satu karakter desain. Ada iCar V23 yang dekat dengan dunia modifikasi, Chery Q yang mengedepankan ekspresi personal, Tiggo 4 CSH dengan nuansa outdoor, Stockman yang tampil tangguh, hingga Freelander 8 yang diarahkan ke segmen premium.
Setiap model menawarkan pendekatan berbeda dalam menjawab kebutuhan konsumen. Ada yang menonjolkan gaya, ada yang mengangkat fungsi dan aktivitas luar ruang, sementara lainnya berupaya membangun citra eksklusif.
Baca Juga: Chery Luncurkan Mobo, Robot Humanoid AI untuk Pendamping Keluarga
Bagi pengunjung Chery International User Summit, OJ Park menjadi tempat untuk melihat keragaman tersebut secara langsung. Lebih dari sekadar area display, taman di depan kantor pusat Chery ini memperlihatkan bagaimana sebuah grup otomotif membangun portofolio melalui berbagai merek, segmen, dan karakter kendaraan.