Disbrek Kampanyekan Anti Narkoba

Abdi Kurniawan
Abdi Kurniawan 11 Oct 2016 - 03:10
Disbrek Kampanyekan Anti Narkoba
Di dalam Disbrek tersebut, bahwa sampai saat ini para bikers sangat aktif kampanyekan safety riding. Bagi bikers, safety riding adalah hal yang wajib (Foto: KabarOto/Yudi Atmaja)

‎Diskusi Bareng Komunitas (Disbrek) saat itu membahas mengenai gerakan keselamatan berkendara yang dihadiri oleh puluhan komunitas motor. Inilah pelaksanaan Disbrek.

Di dalam Disbrek tersebut, bahwa sampai saat ini para bikers sangat aktif kampanyekan safety riding. Bagi bikers, safety riding adalah hal yang wajib, di setiap kegiatan para komunitas motor.

"Kesolidan serta konsistensi komunitas bikers yang terus menerus mengkampanyekan keselamatan berkendara perlu ditiru dan disinergikan dengan Gerakan Bikers Anti Narkoba," Wiyarto Mulyono, alias Bro Sakti, Group Head Of Corporate Communication WMS di acara Disbrek.

Gerakan Bikers Anti Narkoba (Gebiar) yang diangkat dalam Disbrek membahas lebih jauh tentang penyalahgunaan narkoba.

"Sekaligus bagaimana mengantisipasi agar kita, keluarga kita serta teman-teman kita bisa jauh dari narkoba," lanjut Bro Sakti di dalam acara Disbrek yang dilaksanakan di di Cipete, dihadiri 100 biker yang bernaung di Asosiasi Honda Jakarta (AHJ)

Sementara itu, Muhammad Sulaiman Joenoes, Ketua Yayasan Sahabat, menuturkan, mengelola sumber stres pada diri kita merupakan salah satu cara jauhi narkoba, stres memicu kita untuk menggunakan narkoba. Salah satu cara mengurangi stress adalah merilekskan otak dengan memicu munculnya hormon rasa nyaman.

Baca Juga: