Dorna Umumkan Aturan Baru MotoGP 2026: Holeshot Device Dilarang!

Kusnadi Chahyono
Kusnadi Chahyono
1 jam, 26 menit lalu
Dorna Umumkan Aturan Baru MotoGP 2026: Holeshot Device Dilarang!

Holeshot Device DIlarang di MotoGP Belanda 2026

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Kabaroto.com - Kabar mengejutkan datang dari panggung MotoGP. Grand Prix Commission baru saja ketok palu buat ngerilis sederet regulasi baru yang bakal bikin peta persaingan makin dinamis.

Dorna Sports selaku promotor bareng FIM gak mau nunggu lama-lama buat menerapkan perubahan ini. Aturan baru ini sengaja dimajukan lebih cepat demi merespons masukan para pembalap terkait isu keselamatan yang belakangan ini jadi obrolan hangat di dalam paddock.

Holeshot Device

Perubahan paling radikal dan jadi sorotan utama adalah pelarangan total penggunaan front ride height device atau yang akrab kita kenal sebagai holeshot device.

Baca Juga: Marc Marquez Ancang-Ancang Kudeta Juara Dunia MotoGP 2026

Alat mekanis yang berfungsi menceperkan bagian depan motor saat start ini resmi dilarang total mulai akhir pekan ini di MotoGP Belanda 2026 yang digelar di Sirkuit Assen. Padahal, awalnya teknologi ini baru mau dihapus massal pada perombakan regulasi besar-besaran musim depan.

Keputusan mendadak ini diambil setelah rentetan insiden kecelakaan di momen start dalam beberapa balapan terakhir yang bikin banyak pembalap cedera.

Banyak rider merasa sistem start yang terlalu mengandalkan teknologi ini bikin risiko kecelakaan makin tinggi. Dengan dicabutnya hak penggunaan alat ini di Assen, para pembalap dipaksa kembali mengandalkan insting, skill kopling, dan kontrol manual sepenuhnya buat melakukan start yang mulus.

starting grid 2026
Starting grid terbaru bakal dimulai di MotoGP Jerman 2026

Starting Grid

Gak cuma urusan motor, Dorna juga langsung merombak tata letak starting grid yang bakal berlaku mulai MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsenring. Menariknya, perubahan ini gak cuma buat kelas utama MotoGP aja, tapi berlaku rata untuk kelas Moto2 dan Moto3.

Langkah ini diambil murni untuk memberikan ruang gerak yang lebih aman bagi para pembalap sesaat setelah lampu start padam.

Format jarak antar pembalap di grid bakal diubah dari yang semula hanya 3 meter menjadi 4 meter. Dengan perubahan jarak lateral ini, otomatis jarak vertikal antarlini pembatas baris (row) ikut melar dari yang tadinya 9 meter menjadi 12 meter.

Meskipun jaraknya makin renggang demi aspek safety, formasi setiap barisnya dipastikan gak berubah, yaitu tetap diisi oleh tiga pembalap per baris.

Baca Juga: Aturan Baru MotoGP 2027 Hingga 2031, Begini Kesepakatannya

starting grid
Start MotoGP

Maksimal 6 motor dari Pabrikan

Sebagai penutup dari paket regulasi baru ini, pihak komisi juga meresmikan aturan pembatasan jumlah motor di grid untuk jangka panjang. Mulai musim 2028, tiap pabrikan dibatasi maksimal hanya boleh menyuplai enam motor saja di lintasan, dengan catatan minimal ada lima pabrikan yang berkompetisi.

Aturan ini jadi kabar penting buat tim seperti Ducati yang saat ini punya banyak tim satelit, sekaligus memastikan persaingan antar tim di masa depan berjalan lebih adil dan kompetitif.

Tags:

#MotoGP 2026 #Holeshot Device #Peraturan MotoGP 2026

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan