Erik Alviano Rider Ninja Yang Tidak Arogan

Alif Sowandono
Alif Sowandono 11 Jan 2016 - 05:32
Erik Alviano Rider Ninja Yang Tidak Arogan
Bro Erik Alviano ketua pelaksana acara anniversary ke 3 komunitas Ninja Kaskus Rider di TMII. (foto: Ahmad Djainudin/KabarOto)

Acara anniversary ke 3 komunitas motor Ninja Kaskus Riders (NKR) telah sukses di gelar pada hari minggu 10/01 2016 kemarin, kesuksesan ini tak lepas dari kerja keras para panitia dan seorang ketua pelaksana yang bernama bro Erik Alviano, dalam menyusun dan mempersatukan para riders motor Ninja yang lebih aktif di dunia maya. Acara yang di hadiri oleh seluruh member komunitas Ninja Kaskus Rider, dari yang baru sampai yang paling lama ini di hadiri sebanyak 110 riders.

Bro Erik Alviano pria kelahiran 4 September 1984 ini selain seorang riders motor ninja  anggota dari Ninja Kaskus Riders (NKR) ia juga sosok suami dan kepala rumah tangga yang amat mencintai keluarga. bekerja dengan posisi yang cukup baik sebagai Operational Manager di bidang Mechanical dan Electrical supplier, meskipun memiliki kesibukan Erik Alviano sebagai seorang rider motor dan seorang manager tidak juga membuat ia menjadi arogan. Terlihat kesederhanaannya saat acara anniversry ke 3 komunitas motor NKR yang di temui kabaroto.

Bro Erik Alviano ketua pelaksana acara anniversary ke 3 komunitas Ninja Kaskus Rider di TMII (foto: Ahmad Djainudin/KabarOto)

Bro Erik dan para pengurus komunitas NKR saat pemotongan tumpeng (foto: Ahmad Djainudin/KabarOto) 

"Komunitas motor Ninja Kaskus Riders (NKR) adalah perkumpulan para riders motor Ninja yang sebenarnya lebih aktif di dunia maya atau media sosial, tujuan di adakan acara ini di anjungan Kalimantan Timur TMII Jakarta, agar kita para riders dapat saling bertemu muka dan bisa gila gilaan bareng. Ungkap bro Erik Alviano kepada kabaroto.

Saat KabarOto menanyakan sejak kapan tertarik dengan dunia otomotif dan bergabung dalam komunitas motor, bro Erik dengan santainya menjawab. "Saya menyukai dunia otomotif khususnya sepeda motor sejak 17 tahun yang lalu, semenjak saya masih duduk di bangku sekolah SMP. Pungkas bro Erik.

Baca juga: