KabarOto.com - F1 Singapura 2026 putaran ke-17 ini berpotensi menghadirkan suhu lintasan yang ekstrem, menyusul kondisi serupa di Sepang akhir pekan lalu, serta kemungkinan turunnya hujan selama rangkaian acara berlangsung.
Mengingat tingkat keausan ban yang tinggi di Malaysia, tim-tim harus memantau bagaimana performa ban Pirelli dalam kondisi lintasan Singapura, hal ini menambah dimensi baru pada akhir pekan balapan yang diprediksi akan berlangsung seru.
Baca juga: Kemenangan Perdana Bagi Max Verstappen, Kimi Antonelli Tetap Pimpin Klasemen
Daftar Isi
Sekilas Sirkuit Marina Bay
Daftar Isi
Sirkuit Marina Bay mulai hadir pada tahun 2008, sebagai sirkuit jalan raya dengan latar belakang pemandangan cakrawala kota yang ikonik dan memukau, rancangan awal sirkuit karya Herman Tilke disempurnakan oleh KBR Inc, dan ajang balap ini dengan cepat mengukuhkan posisinya sebagai salah satu sorotan utama dalam kalender F1.
Pada saat itu merupakan seri ke-15 musim itu, mendapat sambutan sangat positif dari tim maupun pembalap, sementara Fernando Alonso dari tim Renault meraih kemenangan yang kontroversial.
Sirkuit Marina Bay merupakan salah satu sirkuit yang paling menguras fisik dalam kalender balap, permukaan jalan yang tidak rata serta kondisi udara yang lembap menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap.
Bahkan setelah perubahan tata letak pada tahun 2023 yang mengurangi jumlah tikungan dari 23 menjadi 19, mereka tetap harus bekerja keras mengendalikan kemudi di sepanjang putaran yang berkecepatan tinggi, hingga beban fisik yang ditanggung menyebabkan penurunan berat badan mencapai 3 kg selama balapan berlangsung.
Baca juga: Audi R26 Pakai Livery Spesial RS 5 di F1 Singapura 2026
Prakiraan Cuaca
Mengingat tingkat keausan ban yang tinggi di Malaysia, tim-tim harus memantau bagaimana performa ban Pirelli dalam kondisi lintasan Singapura, hal ini menambah dimensi baru pada akhir pekan balapan yang diprediksi akan berlangsung seru.
FP1 dan Kualifikasi Sprint (Jumat, 9 Oktober)
Kondisi: Cuaca diperkirakan hangat dan lembap pada hari Jumat, dengan suhu tertinggi 33°C dan terendah 26°C. Terdapat peluang hujan sebesar 30% pada siang hingga sore hari, dan angin sedang dengan kecepatan rata-rata 7,6 kpj serta embusan hingga 25,2 kpj mungkin memberikan sedikit kesejukan.
Suhu lintasan diperkirakan kembali mencapai puncaknya di kisaran 55-56°C, sehingga tim harus mengelola performa ban di tengah suhu panas selama FP1. Suhu lintasan diperkirakan akan turun cukup signifikan menjelang malam saat sesi Kualifikasi Sprint berlangsung.
Perkiraan suhu maksimum: 32°C
Perkiraan suhu minimum: 26°C
Peluang hujan: 30%
Spirnt dan Kualifikasi (Sabtu, 10 Oktober)
Kondisi: Prakiraan cuaca untuk hari Sabtu menunjukkan kondisi hangat dan lembap. Suhu akan mencapai puncaknya pada 33°C dan turun hingga minimum 26°C, dengan indeks panas setidaknya 36-38°C yang memperkuat kesan udara yang pengap. Terdapat peluang hujan sebesar 40% pada siang hingga sore hari, disertai angin sepoi-sepoi dengan kecepatan rata-rata 5-10 kpj dan embusan mencapai 25-30 kpj.
Suhu lintasan mungkin kembali melonjak hingga sekitar 55°C, yang dapat memengaruhi performa ban selama balapan Sprint. Suhu lintasan diperkirakan akan turun cukup signifikan saat sesi Kualifikasi berlangsung.
Perkiraan suhu maksimum: 32°C
Perkiraan suhu minimum: 26°C
Peluang hujan: 40%
Balapan (Minggu, 11 Oktober)
Kondisi: Cuaca pada hari balapan diperkirakan hangat dan lembap dengan suhu tertinggi 33°C dan terendah 26°C. Terdapat peluang sedang terjadinya hujan singkat atau badai petir pada pertengahan hingga akhir sore, dengan probabilitas hujan sebesar 40%. Angin akan bertiup lembut, dengan kecepatan rata-rata 5-10 kpj dan embusan hingga 20-25 kpj.
Suhu lintasan diperkirakan akan kembali mencapai 54–56°C pada siang hingga sore hari, namun akan turun secara signifikan sebelum balapan F1 dimulai.
Perkiraan suhu maksimum: 32°C
Perkiraan suhu minimum: 26°C
Peluang hujan: 40%