First Drive Lepas L8, Performa Impresif Namun Ada yang Janggal
Foto: KabarOto
KabarOto.com - Lepas Motor Indonesia yang memiliki filosofi Leopard pada varian L8 miliknya, mengajak rekan-rekan jurnalis menjajal kenyamanan, kestabilan dan performa Lepas L8 di kawasan Pusdiklantas Serpong, Tangerang Selatan (29/01).
KabarOto pun langsung menjajal respon kendaraan yang instan namun tetap halus di lintasan obstacle yang dibuat oleh penyelenggara, mulai dari tes akselerasi kurang lebih 200 meter, manuver u-turn, speedtrap, dan slalom test.
Mesin 4 silinder, Turbo, PHEV (Plug-in Hybrid) dan memiliki kapasitas 1.500 cc, bertenaga 274 dk dan torsi maksimum 365 Nm, harus diakui cukup impresif di rintangan yang dibuat panitia dan sanggup bermanuver dengan tajam juga presisi.
Baca Juga: Ternyata, Ini Arti dan Filosofi Merek Mobil Lepas

Dengan dimensi SUV Panjang 4.688 mm, lebar 1.871 mm, tinggi 1.694 mm, bodi bongsornya tergolong relatif gesit dibantu oleh handling yang tajam. Akselerasi spontan bisa terjadi karena gabungan mesin konvensional dan motor listrik yang dapat diisi menggunakan port hybrid laiknya mobil PHEV.
Saat berakselerasi dengan tenaga listriknya, traction control bekerja cukup baik untuk mencegah overspin, meski untuk mengejar reaction time, pengemudi pun harus pintar melakukan siasat buka tutup pedal throttle melalui feeling.
Kunci handling mumpuninya datang dari Lex Platform, yang klaimnya dirancang untuk memberikan distribusi bobot optimal serta struktur bodi yang mendukung kestabilan kendaraan.
Hal itu dikombinasikan dengan penyesuaian pada suspensi yang dibuat untuk berbagai kondisi jalan, yang berguna untuk menjaga keseimbangan bodi dan kenyamanan berkendara.

Lex Intelligent New Energy Platform merupakan platform energi baru cerdas yang dikembangkan melalui integrasi kapabilitas teknologi global, dengan sistem R&D internasional dengan lebih dari 1.200 tenaga peneliti serta 8 pusat uji eksperimental di berbagai negara.
Platform ini mengusung arsitektur elektronik dan kelistrikan generasi terbaru dengan bandwidth fleksibel, sehingga kompatibel dengan berbagai model kendaraan, serta mendukung sistem penggerak PHEV dan BEV.
Lex platform klaimnya telah diuji di berbagai kondisi jalan dan lingkungan dunia, mencakup aspek iklim, regulasi, lalu lintas, budaya, dan geografis, serta memenuhi tujuh standar keselamatan regional utama untuk memenuhi skenario berkendara di banyak lokasi.
Fitur Vehicle Body Control dikatakan berperan menjaga stabilitas kendaraan saat bermanuver. Sistem ini memungkinkan pengemudi merasakan kendali yang presisi tanpa perlu usaha berlebih.
Adapun APA (Automatic Parking Assist) dan RPA (Remote Parking Assist), yang dirancang untuk memudahkan manuver parkir dengan akurat dan efisien.
Baca Juga: Fitur Lepas L8 yang Berfungsi Saat Musim Hujan Berlangsung

Meski demikian, pada sesi pengetesan, terjadi sedikit kejanggalan karena masalah pada kaki-kaki yang mengakibatkan salah satu material tersebut patah setelah melewati rintangan speedbumps/speedtrap.
Hal ini langsung menarik perhatian para partisipan agar dilakukan upaya investigasi lebih lanjut oleh pihak Lepas, namun pihaknya belum dapat memberikan informasi terkini mengenai kerusakan tersebut.
Imbasnya, mobil tersebut terpaksa harus dipensiunkan dari sesi first drive setelah dinyatakan tidak bisa melanjutkan tugasnya, hal tersebut terjadi setelah beberapa kali putaran setelah kejadian.
Tags:
#Lepas L8 #Lepas Motor Indonesia #PT Chery Motor Indonesia #Chery Sales Indonesia