KabarOto.com - Toyota Land Cruiser selama ini dikenal sebagai SUV yang mengutamakan ketangguhan di berbagai medan.
Namun, Toyota mencoba menghadirkan pendekatan berbeda melalui Land Cruiser FJ yang memiliki dimensi lebih kompak, sekaligus menawarkan karakter berkendara yang lebih gesit dibandingkan saudaranya yang berukuran lebih besar.
Baca Juga: Toyota bZ5 Facelift Dikenalkan Dengan Upgrade Teknologi ADAS
Secara karakter, Land Cruiser FJ tetap membawa DNA offroad yang kuat. Hal tersebut terlihat dari penggunaan sistem penggerak empat roda, konstruksi suspensi yang dirancang menghadapi medan berat, hingga konfigurasi gardan belakang rigid axle.
Menariknya, seluruh paket tersebut dikemas dalam bodi yang relatif ringkas sehingga mobil terasa lebih mudah dikendalikan ketika bermanuver di medan sempit maupun permukaan yang tidak rata.
Kesan tersebut kami rasakan ketika menguji langsung Toyota Land Cruiser FJ di area gumuk pasir. Trek dengan kontur terjal dan permukaan pasir menjadi medan yang cukup menantang untuk melihat kemampuan SUV ini. Di luar ekspektasi, Land Cruiser FJ mampu menunjukkan respons mesin yang halus, sistem penggerak empat roda yang agresif, serta pengendalian yang terasa mudah diprediksi. Lantas, seperti apa karakter berkendaranya?
1. Mesin Menggunakan Teknologi Sederhana dan Spesifikasi Toyota Land Cruiser FJ
Toyota Land Cruiser FJ menggunakan mesin bensin 2TR-FE yakni 4 silinder, DOHC, berkapasitas 2.700 cc memiliki tenaga 163 dk dan torsi 245 Nm. Mesin ini juga digunakan pada sejumlah model Toyota lainnya, seperti Innova dan Fortuner, sehingga secara konstruksi bisa dibilang bukan sebuah mesin yang terlalu kompleks.
Justru kesederhanaan tersebut menjadi salah satu daya tariknya untuk sebuah kendaraan yang dipersiapkan menghadapi medan berat. Sistem pendinginannya masih menggunakan visco fan, yang memiliki konstruksi relatif sederhana dan sudah dikenal luas karena kemampuannya menjaga temperatur mesin tanpa terlalu bergantung pada sistem kelistrikan.
Untuk urusan tenaga, performa mesin 2.700 cc tersebut memang terasa cukup, terutama jika dibandingkan dengan ukuran dan bobot Land Cruiser FJ. Namun, ketika kami membawanya melibas trek offroad di gumuk pasir, performanya ternyata berada di atas ekspektasi.
Respons pedal gas terasa cepat dan karakter mesinnya halus ketika diajak bermain di permukaan pasir. Sistem penggerak empat rodanya juga mampu memberikan traksi secara agresif, sehingga mobil tetap dapat melaju ketika menghadapi tanjakan pasir yang cukup terjal.
Baca Juga: Toyota Fortuner Harga September 2026, Varian Tertinggi Tembus Rp794 Jutaan
Karakter mesin seperti ini memang bukan sekadar mengejar angka tenaga besar. Untuk sebuah SUV yang akan digunakan di berbagai kondisi medan, respons yang mudah dikontrol dan karakter mesin yang sederhana justru menjadi nilai tambah.
2. Transmisi 6 Percepatan Otomatis
Menyalurkan tenaga mesin, mobil ini dibekali transmisi otomatis enam percepatan. Ketika digunakan di trek offroad, perpindahan giginya terasa cukup sigap dalam menjaga momentum kendaraan.
Hal ini menjadi penting ketika mobil melintasi permukaan pasir. Pengemudi membutuhkan respons tenaga yang konsisten agar momentum tidak hilang ketika melewati tanjakan maupun permukaan yang lebih berat.
Transmisi tersebut mampu menjaga putaran mesin tetap berada di rentang yang sesuai, sehingga pengemudi tidak perlu terlalu banyak melakukan intervensi ketika melewati obstacle.
Ditambah dengan sistem penggerak empat roda yang responsif, kombinasi mesin dan transmisi ini membuat Land Cruiser FJ terasa cukup agresif ketika dibutuhkan, tetapi tetap mudah dikendalikan. Karakter tersebut membuat mobil tidak terasa terlalu berat ketika diajak bermanuver di medan offroad.
3. Handling Predictable Stabil
Salah satu keunggulan yang paling terasa dari Land Cruiser FJ adalah karakter pengendaliannya. Dengan dimensi yang lebih kompak, SUV ini terasa jauh lebih gesit ketika diajak bermanuver dibandingkan Land Cruiser berukuran lebih besar.
Land Cruiser FJ memiliki panjang sekitar 4,6 meter, lebar 1,8 meter, dan tinggi 1,9 meter. Proporsi tersebut membuatnya relatif mudah ditempatkan ketika melewati jalur dengan kontur yang berubah-ubah.
Sektor suspensinya juga dirancang untuk menghadapi medan berat. Di depan digunakan konfigurasi double wishbone, sedangkan bagian belakang mengandalkan four-link dengan rigid axle. Kombinasi tersebut memberikan karakter suspensi yang cukup rigid, tetapi tetap mampu menjaga kenyamanan ketika mobil menghantam obstacle.
Saat melewati kontur pasir yang terjal, bantingan suspensinya terasa mampu meredam guncangan dengan baik tanpa membuat bodi terlalu banyak bergerak. Body roll juga relatif minim ketika mobil diarahkan untuk bermanuver.
Yang paling penting, respons kendaraan terasa predictable. Tidak muncul gejala kehilangan kendali ketika mobil dipacu melewati permukaan pasir dengan kontur yang berubah-ubah. Karakter ini membuat pengemudi lebih percaya diri untuk mengeksplorasi kemampuan offroad Land Cruiser FJ.
Baca Juga: Makin Bertenaga, Toyota Land Cruiser 300 Facelift Gunakan Teknologi Hybrid
Dengan dimensi yang lebih ringkas, mesin yang relatif sederhana, sistem penggerak empat roda yang agresif, serta handling yang mudah diprediksi, Toyota Land Cruiser FJ menawarkan pendekatan berbeda di keluarga Land Cruiser. SUV ini tetap membawa kemampuan untuk menghadapi medan berat, tetapi dikemas dengan karakter berkendara yang lebih gesit dan mudah dikendalikan.