General Motors (GM) berencana melepas salah satu mereknya yang beroperasi di Eropa, Opel. Hal itu dilakukan Opel agar lebih fokus dalam meningkatkan pasar dan mengembalikan posisi perusahaan ke peringkat satu di dunia.
Alasan utamanya, GM ingin lebih fokus ke pasar-pasar tertentu untuk mendongkrak penjualannya. Opel awalnya diandalkan untuk memproduksi kendaraan kecil dan medium di Amerika Serikat (AS) dan Asia.
Seiring berjalannya waktu, kendaraan kecil kehilangan penggemar, terutama di AS dan China. Tren kendaraan di dua negara itu beralih ke produk SUV.
Selain itu, ada permasalahan lain yakni semakin ketatnya aturan emisi gas buang yang membuat produsen mobil harus meng-upgrade komponen tertentu yang dampaknya membuat harga kendaraan semakin mahal.
Namun dengan dijualnya Opel bukan berarti General Motors hengkang dari Eropa. Ada kemungkinan GM akan memanfaatkan kedekatannya dengan Peugeot untuk mengembangkan produk-produk baru. Selain itu GM akan memperkuat brand lainnya seperti Chevrolet dan Cadillac di Benua Biru.
"Hasil dari penjualan ini akan berdampak pada akselerasi bisnis GM di Amerika Utara dan China, jauh lebih baik menfaatkan sumber daya yang ada,” kata Bob Lutz, mantan Vice Chairman GM.
GM Berencana Jual Opel
Rabu, 15 Februari 2017
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.