KabarOto.com - Para pengguna Jalan Tol Jagorawi khususnya yang menuju arah Bogor, rasanya kerap dibuat kesal karena kemacetan yang sering terjadi, khususnya di titik keluar tol Cibubur.
Sebab, di lokasi tersebut, pihak Jasamarga Metropolitan Tollroad PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai pengelola Jalan Tol Jagorawi, saat ini sedang melakukan pengerjaan jalan.
Baca Juga: Lebaran 2020, Sebagian Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Akan Beroperasi
"Untuk mengurai kepadatan di exit tol Cibubur dari arah Jakarta dan dalam rangka memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM), saat ini kami melaksanakan beberapa pengerjaan pemeliharaan dan peningkatan kapasitas," ujar Irra Susiyanti Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad.
Salah satu yang saat ini sedang dikejar penyelesaiannya, adalah pekerjaan realignment Gerbang Tol (GT) Cibubur 1 Ruas Tol Jagorawi, yang bertujuan untuk menambah kapasitas gerbang tersebut.
Lokasi pengerjaan sendiri dilaksanakan pada tepatnya Km 12+625 s.d Km 13+575. "Pekerjaan telah dimulai sejak tanggal 11 Desember 2019 dan target penyelesaian pekerjaan pada awal April 2020," kata Irra dalam keterangannya.
Selama pekerjaan berlangsung, semua lajur dapat digunakan sebagai jalur lalu lintas, kecuali pada bahu jalan karena ada penyempitan untuk pengamanan lalu lintas. Dari pantauan KabarOto, di titik tersebut juga diberlakukan contra flow secara situasional.
Selain pekerjaan realigment GT Cibubur 1, pada Ruas Jagorawi juga tengah dilaksanakan pekerjaan pemeliharaan jalan berupa rekonstruksi sepanjang 1,9 km, mulai Km 15 sampai dengan Km 24, yang telah dimulai pada awal tahun ini dan target penyelesaian adalah 22 Februari 2020.
Irra menambahkan, pelaksanaan pekerjaan rekonstruksi ini merupakan program rutin, yang dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pelayanan performa jalan yang baik, bagi pengguna jalan.
Untuk mengantisipasi penyempitan atau gangguan jalur yang terjadi akibat pekerjaan, Jasamarga Metropolitan Tollroad juga telah menyiapkan rambu-rambu untuk pengamanan, menyiagakan petugas, serta bekerjasama dengan Kepolisian untuk pelaksanaan rekayasa lalulintas.