Hari Terakhir Kustomfest 2016, Pengunjung Padati Lantai Pameran

Acrul Affandy
Acrul Affandy 10 Oct 2016 - 04:11
Hari Terakhir Kustomfest 2016, Pengunjung Padati Lantai Pameran
Gelaran Kustomfest 2016 yang digelar dua hari 7-8 Oktober di Jogja Expo Center (JEC) dipadati pengunjung. (Foto: Instagram/hassanpenakut)

Gelaran Kustomfest 2016 telah memasuki hari terakhir, para pengunjung yang hadir di Jogja Expo Center (JEC) kian ramai memadati lantai pameran. Mengambil tema "Reborn Legend" Kustomfest 2016 diselenggarakan selama dua hari pada Sabtu hingga Minggu 7-8 Oktober 2016 menampilkan karya terbaik pada pelaku industri kustom kulture tanah air.

Pada Kustomfest 2016, Lebih dari seratus karya kustom culture ditampilkan, mulai dari sepeda motor hingga mobil. Terdapat 105 peserta kustom bike dan 19 kustom car yang diadu dalam tiga kelas yakni mainclass, nitrohead, dan kustomfest 2016 special. Selain itu juga ada Hot Rod, Kustom Bike, Kustom Airkooled dan masih banyak lagi.


Para peserta dari mainclass terdapat lima unit, lalu American Chopper and Bobber 14 unit, Bagger Class lima unit, European Chopper and Bobber empat unit, Japan Chopper and Bobber delapan unit, dan FFA Main Class 13 unit. Kemudian di kelas nitrohead ada choppy Cub empat unit, old and retro enam unit, matic hotrod and kustom lima unit, dan FFA nitrohead 24 unit.


Selain pameran ratusan kendaraan motor dan mobil, Kustomfest 2016 juga menyuguhkan hiburan musik di panggung utama yang menampilkan puluhan musisi lokal, diantaranya Godbless Rocks, Ras Muhamad, Down for Life, The Sleting Down, Suicidal Sinatra, dan masih banyak lagi.

Tearkhir, di Kustomfest 2016 special terdapat Caferacer SUryanation Motorland sebanyak 17 unit dan juga Honda The Battle of Dream. Berikutnya unituk car show ada Airkooled sebanyak lima unit, Hotrod tujuh unit, Japan retro Kustom Car satu unit, Low Rider dua unit, Muscle Car satu unit, Pick Up tiga unit dan Corvette Paradise.

Pada gelaran tahun ini, penyelengaraa juga memberikan lucky draw berupa "Kebo Bule". Kebo Bule merupakan sepeda motor beraliran chopper yang terinspirasi dari Kereta Paksi Naga Liman Kesultanan Kanoman Cirebon. Kemudian, mengusung pula gaya dari American Traditional Old School Chopper.

Menurut Lulut Wahyudi selaku pemilik Retro Classic Cycles sekaligus Director Kustomfest bahwa gelaran Kustomfest tidak hanya mengeksplorasi budaya Yogyakarta. Akan tetapi, kekayaan warisan budaya di berbagai daerah di Indonesia ikut mewarnai inspirasinya.

Baca Juga: