KabarOto.com - Turing menggunakan skuter matik tidak hanya menguji kemampuan mesin, tetapi juga menuntut pengendara beradaptasi dengan kondisi jalan yang terus berubah.
Hal tersebut menjadi salah satu tantangan dalam perjalanan 20 jurnalis menggunakan Honda ADV160 menuju Honda Bikers Day (HBD) 2026 di Ambarawa, Jawa Tengah.
Rombongan menempuh jarak sekitar 151 km dari Semarang menuju Ambarawa, dengan melewati sejumlah kawasan di Kendal, Wonosobo, dan Temanggung.
Sepanjang perjalanan, peserta menghadapi beragam kondisi jalan, mulai dari lalu lintas perkotaan hingga jalur pegunungan dengan tanjakan, turunan, tikungan, serta permukaan jalan yang tidak rata.
Kondisi tersebut menjadi konteks untuk melihat sejumlah aspek yang perlu diperhatikan ketika menggunakan skutik untuk perjalanan jarak menengah, terutama saat rute melibatkan perubahan elevasi dan karakter jalan.
Menghadapi Tanjakan, Pengendara Perlu Menjaga Akselerasi
Jalur pegunungan menuntut pengendara mengatur kecepatan dan bukaan gas secara cermat. Ketika melewati tanjakan, respons mesin dan kemampuan menjaga momentum menjadi aspek yang perlu diperhatikan, sedangkan pada turunan pengendara perlu mengendalikan kecepatan sejak awal.
Honda ADV 160 dibekali mesin 156,9 cc dengan teknologi enhanced Smart Power Plus (eSP+). Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 15,7 dk dan torsi puncak 14,7 Nm.

Angka tersebut menjadi salah satu aspek teknis yang relevan ketika motor digunakan untuk melintasi kontur jalan yang bervariasi.
Namun, respons aktual saat menanjak juga dipengaruhi oleh bobot pengendara, barang bawaan, kemiringan jalan, serta cara mengoperasikan gas.
Performa mesin Honda ADV 160 sangat terasa mengisi terutama diputaran bawah hingga menengah, mesin terasa halus dan minim getaran tenaga mampu nerespons dengan cukup baik. Selain itu mesin terasa halus dan minim getaran saat dikendarai secara agresif, hal ini dapat memberikan kenyamanan dan tidak membuat pengendara lebih cepat lelah.
Baca Juga: Puluhan Ribu Bikers Bersiap Ramaikan Puncak Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa
Ketika memasuki tikungan, pengendara juga perlu menyesuaikan kecepatan sebelum berbelok, menjaga posisi tubuh, serta menghindari akselerasi atau pengereman mendadak. Teknik berkendara yang tepat tetap menjadi faktor utama untuk menjaga kendali, terlepas dari kapasitas mesin yang digunakan.
Jalan Bergelombang Menguji Kerja Suspensi
Selain perubahan elevasi, kondisi permukaan jalan turut memengaruhi kenyamanan selama turing. Dalam perjalanan menuju Wonosobo, rombongan melewati beberapa ruas dengan permukaan tidak rata, termasuk kawasan yang sedang mengalami perbaikan jalan.
Honda ADV 160 menggunakan suspensi depan teleskopik dan suspensi belakang ganda dengan tabung reservoir. Konfigurasi tersebut menjadi bagian dari sistem peredaman motor ketika melintasi berbagai kondisi permukaan jalan.
Meski demikian, kenyamanan yang dirasakan pengendara tidak hanya ditentukan oleh suspensi. Kondisi jalan, tekanan ban, bobot muatan, serta kecepatan saat melewati permukaan bergelombang turut memengaruhi respons motor.
Posisi berkendara juga patut diperhatikan selama perjalanan panjang. Pengendara sebaiknya memastikan posisi duduk tetap nyaman, tidak mempertahankan postur yang kaku terlalu lama, dan mengambil jeda istirahat ketika mulai merasa lelah.
ABS dan HSTC Berfungsi Penting Saat Turing
Karakter jalan yang berubah-ubah membuat pengendara perlu memahami fitur keselamatan pada sepeda motor. Pada Honda ADV 160, sistem ABS pada varian yang dilengkapi fitur tersebut membantu mencegah roda terkunci ketika melakukan pengereman dalam kondisi tertentu.
Baca Juga: Honda Bikers Day 2026 Digelar di 4 Pulau, Ini Jadwalnya
Sementara itu, Honda Selectable Torque Control (HSTC) membantu mengontrol potensi selip pada roda belakang ketika akselerasi dengan menyesuaikan penyaluran tenaga berdasarkan kondisi traksi yang terdeteksi sistem.
Kedua fitur tersebut memiliki fungsi berbeda. ABS berkaitan dengan pengendalian roda saat pengereman, sedangkan HSTC membantu mengelola traksi roda belakang ketika berakselerasi.
Keberadaan fitur elektronik bukan berarti pengendara dapat mengabaikan kondisi jalan. Permukaan licin, pasir, kerikil, serta perubahan kontur tetap membutuhkan kecepatan yang sesuai dan pengoperasian rem secara halus.
Apa yang Perlu Disiapkan untuk Turing 151 Km
Perjalanan sejauh 151 km juga menjadi pengingat bahwa persiapan pengendara dan kendaraan sama pentingnya dengan spesifikasi motor.
Sebelum berangkat, pengendara sebaiknya memeriksa tekanan dan kondisi ban, fungsi rem, lampu, serta kondisi kendaraan secara umum. Perlengkapan berkendara yang sesuai dan jas hujan juga perlu disiapkan, terutama ketika melintasi kawasan pegunungan yang kondisi cuacanya dapat berubah.
Ruang penyimpanan di bawah jok Honda ADV 160 dapat dimanfaatkan untuk membawa barang berukuran sesuai kapasitasnya. Meski demikian, barang bawaan sebaiknya tetap diatur agar tidak mengganggu posisi berkendara maupun keseimbangan motor.
Selama perjalanan, pengendara juga perlu mengatur waktu istirahat. Berhenti sejenak ketika mulai lelah dapat membantu menjaga konsentrasi, khususnya ketika rute didominasi tikungan dan perubahan elevasi.
Saat melakukan perjalanan keberangkatan, terhitung kami melakukan sesi istirahat sebanyak 3 kali di titik rest point yang sudah ditentukan untuk menjaga kondisi badan agar tetap baik.
Bicara konsumsi BBM, Honda ADV 160 yang dikendarai KabarOto mencatatkan angka 45 kpl sepanjang perjalanan dari Astra Motor Safety Riding Center (AMSRC) Semarang pada hari pertama hingga tiba di lokasi puncak Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa, Jawa Tengah, pada hari kedua. Selama perjalanan tersebut, motor tidak mengalami pengisian BBM ulang.
Baca juga: Honda PCX 160 Naik Harga? Ini Daftar Harganya per September 2026
Catatan ini menunjukkan efisiensi bahan bakar yang cukup baik dalam perjalanan sejauh sekitar 151 km, meski motor digunakan dengan gaya berkendara agresif dan menghadapi beragam kondisi jalan, mulai dari jalur perkotaan hingga tanjakan dan tikungan di kawasan pegunungan.
Turing Menuju Honda Bikers Day 2026
Perjalanan 20 jurnalis menggunakan Honda ADV 160 tersebut berlangsung dalam dua etape. Tahap pertama menempuh sekitar 75 km dari Semarang menuju kawasan Kendal dan Wonosobo, sedangkan etape berikutnya berlanjut dari kawasan Tambi menuju Ambarawa dengan jarak sekitar 73 kilometer.
Rombongan akhirnya tiba di Lapangan Panglima Sudirman, Ambarawa, lokasi penyelenggaraan Honda Bikers Day 2026 pada 24 Oktober 2026.
Di luar agenda menuju acara komunitas, perjalanan ini menghadirkan konteks penggunaan skutik di berbagai karakter jalan. Tanjakan, tikungan, permukaan bergelombang, dan lalu lintas perkotaan masing-masing membutuhkan penyesuaian teknik berkendara.
Bagi pengendara yang merencanakan turing menggunakan Honda ADV 160 maupun skutik sekelasnya, memahami kondisi rute, menjaga kecepatan, memeriksa kendaraan, dan mengatur waktu istirahat menjadi bagian penting dari persiapan perjalanan.
Performa kendaraan tetap perlu dinilai berdasarkan pengalaman langsung, sementara keselamatan berkendara bergantung pada kesiapan pengendara, kondisi motor, dan situasi jalan yang dihadapi.