KabarOto.com - Bayangkan bisa berkendara dari Jakarta menuju Pemalang melintasi jalur non tol tanpa perlu mengisi bensin di tengah perjalanan. Hal tersebut secara hitungan teoritis bisa dilakukan Honda Dunk, skutik mungil Honda yang punya konsumsi bahan bakar mencapai 75,3 kpl (km/liter).
Honda Dunk memang bukan motor dengan mesin besar atau performa agresif. Skutik yang saat ini dipasarkan untuk konsumen Jepang tersebut justru mengandalkan mesin berkapasitas kecil dan efisiensi bahan bakar sebagai daya tarik utamanya.
Berdasarkan spesifikasinya, Honda Dunk memiliki kapasitas tangki 4,5 liter. Jika angka konsumsi BBM 75,3 kpl dikalikan kapasitas tangki tersebut, secara teoritis jarak tempuh maksimalnya mencapai sekitar 338 km dalam kondisi tangki penuh.
Tangki Penuh Honda Dunk Bisa Sejauh Jakarta-Pemalang
Angka 338 km tersebut menarik jika dibandingkan dengan perjalanan antarkota di Pulau Jawa.
Dengan jarak Jakarta menuju Pemalang yang berada di kisaran 300-an kilometer, secara hitungan Honda Dunk memiliki kapasitas jelajah yang cukup untuk mencapai wilayah tersebut hanya dengan satu tangki bensin.
Artinya, jika konsumsi 75,3 kpl dapat dipertahankan dan kondisi perjalanan sesuai dengan metode pengujian, kebutuhan bahan bakarnya hanya sekitar 4,5 liter untuk mencapai jarak tersebut.
Namun, angka tersebut tetap merupakan perhitungan berdasarkan klaim konsumsi BBM, bukan hasil pengujian langsung Jakarta-Pemalang. Konsumsi di dunia nyata bisa berubah karena kecepatan, kondisi lalu lintas, bobot pengendara, tekanan ban, kontur jalan hingga gaya berkendara.
Baca Juga: Honda Fireblade SP Edisi Spesial John McGuinness 30th, Cek Keistimewaannya!
Spesifikasi Mesin Honda Dunk
Rahasia efisiensi Honda Dunk salah satunya terletak pada mesin mungilnya.
Skutik ini menggunakan mesin 50 cc satu silinder berpendingin cairan. Tenaga yang dihasilkan mencapai 4,5 dk dengan torsi maksimum 4,1 Nm. Konfigurasi tersebut memang tidak ditujukan untuk mengejar performa tinggi, melainkan mobilitas perkotaan yang ringan dan efisien.
Honda Dunk juga memiliki dimensi yang kompak dengan panjang 1.675 mm, lebar 700 mm, tinggi 1.040 mm, serta jarak sumbu roda 1.180 mm. Tinggi joknya berada di angka 730 mm sehingga secara konsep lebih cocok digunakan sebagai kendaraan komuter.
Fitur Honda Dunk Cukup Lengkap
Meski membawa mesin kecil, Honda Dunk tidak sekadar menawarkan efisiensi BBM. Skutik ini sudah dibekali pencahayaan full LED, panel instrumen semi-digital, soket pengisian daya ponsel, fitur Idling Stop System (ISS), serta bagasi yang cukup luas untuk ukuran skutik mungil.
Di Jepang, Honda Dunk ditawarkan dengan harga 229.900 yen atau sekitar Rp25 jutaan berdasarkan pemberitaan terbaru. Motor ini tersedia dalam beberapa pilihan warna, termasuk hitam, abu-abu dan biru.
Baca Juga: Community Meet Kabaroto.com, Riding Bareng Komunitas Honda dari Jakarta ke Sentul
Dengan kombinasi mesin 50 cc, konsumsi BBM 75,3 kpl dan tangki 4,5 liter, Honda Dunk menjadi salah satu skutik yang menarik perhatian bukan karena tenaganya, melainkan karena seberapa jauh motor ini bisa berjalan hanya dengan satu kali isi bensin.
Perlu dicatat, Honda Dunk saat ini masih dipasarkan di Jepang dan belum menjadi model yang dijual resmi Honda Indonesia.