KabarOto.com - Hyundai tengah mempersiapkan perubahan radikal untuk Sport Utility Vehicle (SUV) kompak andalannya, Kona. Alih-alih memberikan penyegaran kosmetik alias facelift, pabrikan otomotif asal Korea Selatan ini memilih menghadirkan generasi terbaru, sebagai model 2027.
Berada di bawah kode bodi SX3, keputusan untuk mempercepat perombakan total disinyalir merupakan strategi defensif sekaligus ofensif Hyundai dalam menghadapi persaingan kelas subcompact SUV global yang kian memanas.
Baca Juga: Hyundai i20 Generasi Terbaru, Pakai DRL Model Y Layaknya Supercar
Menariknya, dinamika pengembangan kode sasis ini kemungkinan besar akan menyatukan platform Kona dengan Creta generasi mendatang. Strategi ini, membuat nama kendaraan bisa disesuaikan secara fleksibel tergantung wilayah pemasaran.
Informasi yang beredar juga menyebut, Hyundai akan tampil dengan desain baru tidak seperti model Kona elektrik maupun bensin sebelumnya. Sebagai gantinya, All-New Kona 2027 akan mengadopsi struktur visual lebih bersih, tegak (boxy), dan berotot.

Beberapa Ubahan Hyundai All New Kona 2027
Fascia depan akan dirombak, penerapan lampu utama LED matriks dua tingkat (dual-tier) yang terintegrasi dengan lampu Daytime Running Light (DRL) horizontal. Garis kap mesin akan dibuat lebih tegas, menyatu dengan profil samping yang menampilkan area kaca bergaya floating roof mirip Hyundai Tucson terbaru.
Kesan tangguh sebagai SUV perkotaan semakin dipertegas lewat penggunaan overfender plastik hitam tebal yang membentang dari bumper depan hingga buritan. Pada sektor belakang, tampilan minimalis dipertahankan melalui lampu LED strip horizontal, sehingga memberikan kesan lebar dan kokoh.
Masuk ke dalam kabin, Hyundai dipastikan meruntuhkan tren tata letak dasbor layar ganda menyatu. Generasi terbaru berkode SX3 ini akan memperkenalkan sistem infotainment mutakhir yang sepenuhnya digerakkan kecerdasan buatan (AI) bernama Pleos Connect.

Konfigurasi monitor di dalam kabin akan beralih menggunakan layar multimedia utama berbentuk tablet vertikal berukuran besar di bagian tengah dasbor. Layout ini dikombinasikan dengan panel instrumen digital minimalis di balik kemudi.
Kendati mengedepankan aspek digitalisasi, Hyundai tetap mendengarkan masukan konsumen setianya dengan tidak membuang seluruh tombol fisik. Fungsi krusial seperti pengaturan sistem pendingin kabin (AC) dan kontrol audio tetap mempertahankan tombol mekanis demi aspek keselamatan berkendara optimal.
Baca Juga: Hyundai Ioniq V Gak Cuma Futuristik dan Canggih, Bisa Ganggu Segmen Sedan Premium
All-New Hyundai Kona 2027 dipastikan berdiri di atas platform K3 yang telah dimodifikasi. Sasis modular ini sengaja dioptimalkan untuk mengakomodasi berbagai teknologi elektrifikasi modern, termasuk rumor pengembangan varian Extended.
Spesifikasi Mesin Hyundai All New Kona 2027
Untuk dapur pacu konvensional dan ramah lingkungan, berikut adalah estimasi konfigurasi mesin yang akan ditawarkan di pasar global:
- 1.6L Hybrid (FWD): Menggunakan mesin bensin konvensional dengan motor listrik untuk penggerak roda depan. Karakteristiknya serupa dengan basis Kia Seltos terbaru, menghasilkan tenaga sebesar 151 dk.
- 1.6L Hybrid (AWD): Mengadopsi teknologi E-Axle yang mendongkrak total tenaga hingga 176 dk. Varian ini juga dilengkapi fitur regenerative braking yang lebih efisien serta kapabilitas Vehicle-to-Load (V2L).
- 1.6L Turbo: Ditargetkan untuk konsumen yang menginginkan performa lebih responsif, karena mampu menyemburkan tenaga 190 dk, berkat transmisi kopling ganda 7-percepatan (7-Speed Dual-Clutch Transmission / DCT).
- 2.0L N/A: Mesin bensin naturally aspirated tanpa induksi turbocharger yang akan dialokasikan khusus untuk beberapa wilayah pasar tertentu.