Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Hyundai Recall Ratusan Ribu Mobil, Terdapat 3 Masalah Teknis Berbeda

Benny Suryakusumah
Benny Suryakusumah
Minggu, 24 Mei 2026
Hyundai Recall Ratusan Ribu Mobil, Terdapat 3 Masalah Teknis Berbeda

Hyundai Recall Ratusan Ribu Mobil (Carscoops)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Hyundai secara resmi mengumumkan recall atau penarikan kembali di pasar global. Terdapat tiga permasalahan teknis berbeda, hampir 425.000 unit kendaraan harus menjalani perbaikan karena eror pada sistem komputer pengereman otomatis, potensi ledakan komponen kantong udara, hingga baut suspensi kendur.

Dari ketiga kampanye recall tersebut, cacat produksi pada sistem radar pengereman menjadi kasus terbesar yang mendominasi daftar penarikan kali ini.

Baca Juga: New Hyundai Grandeur Resmi Dijual, Sedan Premium Korea Makin Canggih

Menyasar 421.078 unit mobil terbaru Hyundai, kesalahan pada perangkat lunak (software) fitur Forward Collision-Avoidance Assist (sistem pengereman darurat otomatis), membuat tingkat sensitivitas berlebihan terhadap objek di depan mobil, sehingga berisiko membuat mobil melakukan pengereman keras secara mendadak tanpa alasan yang jelas.

Sejauh ini, Hyundai telah menerima 376 laporan terkait isu tersebut. Dampak buruknya, empat insiden kecelakaan tabrak belakang dilaporkan terjadi akibat mobil mengerem mendadak, sehingga menyebabkan empat orang mengalami cedera.

Lini kendaraan yang terdampak pada kasus ini meliputi, Hyundai Tucson 2025–2026, Hyundai Tucson Hybrid & Plug-In Hybrid 2025–2026, Hyundai Santa Cruz 2025–2026.

Sebagai solusi, diler resmi akan melakukan pembaruan perangkat lunak (software update) pada kamera depan secara gratis. Surat pemberitahuan resmi kepada konsumen dijadwalkan akan dikirim mulai pertengahan Juli 2026.

Kasus kedua melibatkan 3.493 unit Hyundai Elantra lansiran 2015 dan 2016. Permasalahan terletak pada komponen inflator airbag di sisi pengemudi yang diproduksi oleh ARC Automotive.

Bahan pendorong (propellant) pada kantong udara dinilai memiliki tingkat kepadatan tidak sesuai spesifikasi pabrikan. Jika meletus saat terjadi benturan, tekanan internal yang berlebih berisiko membuat wadah inflator pecah dan melontarkan serpihan tajam ke dalam kabin, sehingga dapat mencederai penumpang.

Meskipun belum ada laporan korban luka, Hyundai tetap melakukan penarikan sebagai langkah preventif pada Juli 2026 untuk penggantian komponen secara cuma-cuma.

Meski jumlahnya paling sedikit, masalah ketiga ini tergolong krusial karena menyangkut jajaran mobil listrik premium terbaru mereka, Hyundai Ioniq 5 2025 dan Hyundai Ioniq 9 2026.

Baca Juga: Nexen Roadian CTX Jadi Ban Resmi Hyundai Staria Electric Terbaru

Sebanyak 172 unit kendaraan terindikasi memiliki baut pengikat suspensi belakang yang tidak dikencangkan sesuai standar torsi. Seiring waktu, getaran saat mobil melaju dapat membuat mur dan baut kendur secara perlahan, sehingga berpotensi menyebabkan pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya.

Diler resmi akan memeriksa kekuatan torsi, mengganti komponen pengikat jika diperlukan, serta melakukan wheel alignment (spooring) ulang secara gratis bagi unit yang terdampak.

Tags:

#Recall Hyundai #Recall Hyundai Tucson #Recall Mobil Hyundai
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan