IKT Berencana Kembangkan Infrastruktur Secara Bertahap

IKT Berencana Kembangkan Infrastruktur Secara Bertahap Indonesia Kendaraan Terminal. Foto: Istimewa

PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT ) bertekad untuk terus meningkatkan layanan terminal khusus bongkar muat kendaraan, alat berat, dan suku cadang kepada seluruh kliennya. Untuk mencapai harapan tersebut, IKT sudah merencanakan untuk membangun infrastruktur secara bertahap.

Tahun 2022 dicanangkan sebagai fase terakhir pengembangan lahan menjadi 89,5 ha untuk menampung hingga 2 juta unit kendaraan per tahun.

Saat ini IKT memiliki luas 23 ha dengan kapasitas kendaraan 750 ribu unit per tahun. Awalnya, IKT yang lahir di tahun 2006 berkat inisiasi Jusuf Kalla yang ketika itu menjadi wakil presiden baru punya luas lahan 5 ha.

“Pelan-pelan kami kembangkan hingga sekarang mencapai 23 ha. Dari luas tersebut, 13 ha digunakan sebagai terminal otomotif. Target kami tahun 2020 luas lahan IKT bisa mencapai 89,5 ha,” terang Direktur Utama PT Indonesia Kendaraan Terminal Armen Amir.

Tahun ini, masih kata Armen, IKT akan melakukan penambahan lahan untuk terminal internasional seluas 9 ha. Untuk pembangunannya akan dimulai tahun 2018 agar panjang dermaga menjadi 510 meter dan bisa melayani dua kapal Mother Vessel Ocean Going.

“Pengembangan terus berlanjut dan mencapai puncaknya di tahun 2020 sesuai rencana. Kita akan mengembangkan segmen usaha baru, Vehicle Processing Center (VPC), yang akan menempati lahan seluas 14 ha,” Armen menjelaskan.

“Kami juga akan terus melakukan pembangunan untuk mengakomodir kebutuhan industri otomotif dalam negeri, sehingga proses eskpor dipastikan aman sampai negara tujuan,” tambahnya lagi.

Target lain yang juga masuk dalam rencana pengembangan IKT adalah showroom terbesar untuk mengakomodir perhelatan otomotif besar seperti Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) dan Indonesia International Motor Show (IIMS).

Berita Terkait

Berita Terkait