Imbas Harga Pelumas dan Ban Naik, Penyesuaian Tarif Bus AKAP Akan Dilakukan

Nagata
Nagata
1 jam, 16 menit lalu
Imbas Harga Pelumas dan Ban Naik, Penyesuaian Tarif Bus AKAP Akan Dilakukan

Bus AKAP PO Rosalia Indah saat menunggu penumpang di Terminal Pondok Cabe. (Foto: KabarOto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Imbas harga bahan pokok, Bahan Bakar Minyak (BBM), serta komponen suku cadang yang mengalami kenaikan harga membuat pengusaha angkutan massal terutama bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) berencana menaikan harga tiket.

Ketua Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI), Kurnia Lesani Adnan mengatakan bahwa saat ini dengan harga komponen penunjang operasional kendaraan seperti pelumas dan ban berpotensi mendorong penyesuaian harga tiket bus.

Baca juga: Peran Penting Lube Truk di Area Pertambangan

Penumpang bus di Terminal. Foto: Kemenhub

Sekarang harga pelumas dan harga ban aja sudah naik, tapi kami sekarang masih tertolong harga suku cadang yang belom naik karena dari distributor kami masih tersedia stoknya,

kata Sani, saat ditemui KabarOto di Jakarta beberapa waktu yang lalu.

Rencana Penyesuaian Harga Tiket Bus

Menurut Sani, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan para anggota IPOMI lainnya dan sudah membahas rencana kedepan terkait penyesuaian harga tiket untuk bus AKAP.

Jadi sebelum harga BBM naik kami akan menyesuaikan harga tiket untuk bus AKAP. Karena kita juga melihat di beberapa ruas tol itu harganya sudah naik, lalu biaya perbaikan atau servis kita juga naik karena ada beberapa suku cadang impor harganya sudah mengalami penyesuaian,

ujarnya.

Baca juga:

Bus AKAP Semakin Nyaman, 10 Bus Ini Bisa Jadi Pilihan Berlibur ke Bali

Lebih lanjut Sani mengungkapkan bahwa yang dilakukan para pengusaha bus dengan naiknya harga pelumas dan ban saat ini, mereka menyesuaikan armada yang beroperasi di lapangan.

Misal untuk satu rute biasanya ada 15 unit, sekarang ini dikurangi menjadi 12 unit, hal tersebut untuk menekan biaya operasional dan perawatan armada sebelum adanya penyesuaian harga,

ungkapnya.

Tags:

#IPOMI #Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia #Bus AKAP

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan