Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Imbauan Pemudik Lebaran yang Lewat Jalan Tol, Ini yang Harus Diwaspadai

Kamis, 26 Maret 2026
Imbauan Pemudik Lebaran yang Lewat Jalan Tol, Ini yang Harus Diwaspadai

Foto: KabarOto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Meski infrastruktur telah dibangun dengan mumpuni, kecelakaan di jalan tol masih kerap terjadi akibat berbagai faktor eksternal.

Cuaca buruk seperti hujan deras dapat membuat jalan tol yang mulus terasa semakin licin dan penuh genangan. Hal ini dapat mempengaruhi stabilitas kendaraan, visibilitas pengemudi, dan daya cengkram mobil.

Kondisi tersebut dapat memicu hilangnya traksi ban pada permukaan jalan saat melintasi genangan, yang sering disebut aquaplanning.

"Pilih ban yang memiliki kemampuan pengereman yang baik di kondisi jalanan basah, antara lain yang memiliki pola tapak dengan jalur lurus sehingga air dapat terpecah. Selain itu periksa rem kendaraan sebelum berkendara untuk menghasilkan pengereman yang baik," ujar Apriyanto Yuwono selaku National Sales Manager PT Hankook Tire Sales Indonesia.

Baca Juga: Operan Gigi Keras Usai Dipakai Mudik Lebaran, Cek Penjelasannya

Menurut data Kementerian Perhubungan, 61% penyebab kecelakaan adalah faktor manusia. Jalan tol yang memiliki karakteristik medan yang relatif lurus, serta minim tikungan, kemiringan, dan elevasi, membuat pengendara kerap mengemudi dengan kecepatan tinggi di atas 80 kpj.

Kontrol dan pengawasan dari pemerintah sudah sangat baik, pengendara yang perlu semakin proaktif dalam memperhatikan faktor eksternal yang meningkatkan keselamatan.

"Jaga rata-rata kecepatan berkendara di 60 kpj hingga 80 kpj dan jaga jarak antar kendaraan, dengan memperhitungkan blind spot area yang kerap tidak terlihat di kaca spion. Selain itu multitasking saat menyetir, seperti menggunakan ponsel, merupakan kebiasaan yang harus dihindari agar fokus tidak terpecah," ujar Apri.

Baca Juga: Pentingnya Perawatan Seputar AC Mobil Pasca Mudik Lebaran

Pecah ban saat berkendara terjadi ketika ban tidak mampu mencengkram aspal. Umumnya ban kehilangan kemampuan tersebut saat kondisi ban sudah tidak prima, seperti tapaknya gundul dan kurang angin.

"Jaga kadar tekanan angin pada ban di angka 32 hingga 35 psi (per square inch). Lakukan pengisian angin pada saat ban dalam kondisi dingin, sebab saat ban masih panas tekanan udara akan meningkat sehingga ban dapat memuai dan mengempis. Periksa ban dengan cermat untuk mengetahui apakah ada tanda kerusakan seperti ban sobek, muncul benjolan, atau keausan yang berlebih," pungkas Apriyanto Yuwono.

Tags:

#Mudik 2026 #Mudik Lebaran 2026 #Jalur Mudik Lebaran
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Kipli

Hobinya di ranah otomotif terutama bidang modifikasi dan olahraga balap roda 2 dan 4, menuntunnya selepas pensiun di dunia tersebut menjadi jurnalis di kabaroto.com
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan