Wanita Diperbolehkan Mengemudi, Penjualan Mobil Di Arab Saudi Bakal Naik 20 Persen

Wanita Diperbolehkan Mengemudi, Penjualan Mobil di Arab Saudi Bakal Naik 20 Persen ©Istimewa

KabarOto.com - Negara Arab Saudi memutuskan untuk mencabut fatwa larangan mengemudi bagi perempuan. Kini, para perempuan di Negeri Jazirah itu bebas untuk mengemudi. Pencabutan fatwa tersebut dinilai bakal berdampak positif bagi penjualan kendaraan di sana.

Raja Arab Saudi, Raja Salman, telah menyetujui keputusan ini. Dalam waktu 30 hari, Pemerintah Arab Saudi akan mengeluarkan peraturan baru yang efektif berlaku pada bulan Juni 2018.

Baca Juga:

Perusahaan otomotif asal Jepang, Nissan, menyambut positif keputusan pemerintah Arab Saudi tersebut. Hal itu mereka tunjukkan melalui sebuah postingan di Twitter. "Selamat untuk semua wanita Saudi yang telah diperbolehkan menyetir."

Menanggapi keputusan ini, LMC Automotive memprediksikan bahwa hal ini bakal menaikkan penjualan kendaraan di Arab Saudi sebesar 15-20 persen per tahun. Pun demikian dengan distributor otomotif Jeddah Motor Naghi.

"Kami mengharapkan permintaan di sektor mobil mampu naik, melihat berita bahwa perempuan telah diizinkan untuk mengemudi," kata eksekutif senior mereka seperti dilansir Guardian, Jumat (29/9/2017).

Saat ini merek kendaraan menengah yang mendominasi pasar otomotif Arab Saudi adalah Toyota (7203 unit), Hyundai-Kia (5380 unit), dan Nissan (7201 unit). Pemerintah Arab Saudi mendapatkan 71 persen pendapatan dari hasil penjualan berbagai merk tersebut.

Pada tahun 2015, pasar otomotif di Arab Saudi mengalami penyusutan penjualan. Mereka hanya mampu menjual sekitar 858,000 kendaraan, seperempat lebih sedikit dibandingkan dengan yang diharapkan.

Berbagai brand mewah seperti Lamborghini dan Bentley akan meluncurkan model SUV terbaru mereka di sini, kategori kendaraan yang telah terbukti populer di kalangan wanita dan menyumbangkan lebih dari satu dari lima mobi yang dijual di Arab Saudi.