Ini Cara Atasi Mobil Mogok Atau Terendam Saat Banjir

Ini Cara Atasi Mobil Mogok atau Terendam Saat Banjir mobil mogok saat banjir (foto: ist)

Bro dan sist yang beraktivitas di musim hujan dengan mengendarai mobil pasti menghadapi resiko mobil tiba-tiba mogok di jalan saat menerobos banjir bahkan bisa terendam banjir karena tidak sempat dipindahkan. Apalagi seperti saat ini di wilayah ibukota hampir ratusan titik terendam banjir. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan jika mobil tiba-tiba mogok saat melewati banjir atau mobil terendam banjir yaitu:

1. Cek filter udara. Jika filter udara basah maka mesin mobil otomatis akan mati. Untuk mencegah hal itu terjadi tambahkan pipa saluran filter udara dengan memberi snorkel.

2. Cek kabel busi kendaraan, jika kondisinya basah segera keringkan dan dipasangkan kembali ke busi sehingga mobil dapat menyala kembali atau dengan selalu menyediakan busi cadangan di mobil.

3. Jika ECU (Electronic Control Unit) mobil terendam air sebaiknya jangan hidupkan kembali mesin mobil, karena bisa terjadi korsleting pada sistem kelistrikan. Jika air masuk ke mesin dan Anda mencoba menyalakan mesin, dapat terjadi water hammer sehingga mesin mobil bisa jebol. Dalam kondisi ini sebaiknya bawa segera mobil ke bengkel.

4. Cek kondisi oli mesin, oli transmisi, sistem rem, dan kompresor AC jika mobil terendam air sebatas ban mobil. Untuk mobil sedan, cek bagian mesin jika rendaman air sudah sebatas roda.

5. Di musim hujan pastikan bahan bakar terisi penuh untuk menghadapi kondisi macet pada saat musim hujan.

6. Jika mobil terendam banjir, kuras oli pada mesin lalu semprot dengan angin kompresor atau pompa angin hingga air dan oli benar- benar habis terkuras. Lalu isi kembali oli yang larut dalam air dan kuras kembali oli agar air dalam mesin benar- benar hilang. Lalu isi dengan oli baru yang cocok dengan jenis spesifikasi mobil.

7. Kuras tangki bahan bakar mobil yang sebelumnya terendam banjir untuk menghilangkan air yang kemungkinan masuk ke tangki bahan bakar selama mobil terendam air banjir. Masukkan selang kecil hingga ke dasar tangki dan kemudian hisaplah dengan mulut hingga bahan bakar mengalir keluar. Setelah itu lepaskan selang dari mulut dan biarkan bahan bakar mengalir keluar hingga sampai habis.

8. Lakukan pengeringan pada semua komponen mobil yang terendam banjir setelah banjir surut, dengan melepas semua kabel kelistrikan dan semprot semua komponen yang terkena air dengan menggunakan angin dari kompresor angin atau hair dryer /pengering rambut. Komponen yang harus dikeringkan serta dibersihkan adalah busi, saluran angin, saringan angin, karburator, coil, delco, alternator, dinamo starter, V-belt, dan seluruh rangkaian kabel.

9. Keringkan panel dan lampu karena arus listrik pada lampu rentan korsleting. Wiper, door trim, klakson, karpet dek dan jok juga perlu dikeringkan. Cuci dan jemur karpet dan sarung jok pada kemudi, dan bersihkan bagian interior mobil dengan vacuum cleaner. Bersihkan serta cek peranti pengereman dengan melepas roda dan membuka perangkat rem, lalu bersihkan dan keringkan kanvas rem, piston caliper, serta karet tromol. Bersihkan kanvas rem dengan ampelas halus dan jika ganti kanvas jika sudah terlalu keras.

10. Jika mobil terendam air lebih dari 2 hari, tunggu hingga air surut dan langsung bawa ke bengkel menggunakan derek. Jika baru terendam air 1-2 hari, mesin dan komponen listrik mobil lainnya kemungkinan masih dapat diselamatkan, asal jangan dihidupkan.