Ini Kelebihan Farizon SV, EV Komersial di Bawah Rp700 Juta
Farizon SV. (Foto : KabarOto)
KabarOto.com - Arista Group melalui PT Arista Auto Elektrindo resmi memperkenalkan merek Farizon beserta produk perdananya di Indonesia, Farizon SV, di Jakarta, Jumat (23/01/2026).
Kehadiran Farizon di Tanah Air menjadi penanda dimulainya kerja sama strategis antara Arista Group dan Zhejiang Farizon New Energy Commercial Vehicle Group atau Farizon Auto, yang merupakan anak perusahaan Geely Holding Group.
Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan dan pemasaran kendaraan niaga listrik, untuk kebutuhan operasional bisnis.
Baca Juga: Wuling Mitra EV Menjadi Bagian Roadmap Transportasi Elektrifikasi Jakarta
“Farizon hadir bukan sebagai konsep, melainkan solusi nyata yang siap digunakan oleh pelaku usaha di Indonesia. Kolaborasi ini merupakan komitmen ARISTA Group untuk menghadirkan kendaraan niaga listrik yang relevan dengan kebutuhan operasional bisnis saat ini,” ujar Director PT Arista Auto Elektrindo, Christoforus Ronny Ng.
Baterai Besar, Jarak Tempuh Kompetitif
Farizon SV dibekali baterai berkapasitas 83 kWh, mampu menghasilkan tenaga 226 dk dan torsi puncak 336 Nm. Dalam kondisi baterai penuh, van listrik ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 400 km.
Untuk pengisian daya, Farizon SV telah mendukung teknologi fast charging DC CCS2 dengan daya maksimal 140 kW. Dengan fitur tersebut, pengisian baterai dari 20 persen hingga 80 persen dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 36 menit.
Baca Juga: Konsumen Keluhkan Antrean Charging Station, Ini Jawaban BYD Arista BSD City
Dari sisi performa, Farizon SV mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 kpj dalam waktu 12 detik, dengan kecepatan maksimum mencapai 135 kpj. Seluruh tenaga disalurkan ke roda depan melalui transmisi electronic single speed transmission.
Dimensi Besar, Akomodasi Hingga 15 Penumpang
Sebagai kendaraan niaga, Farizon SV hadir dengan dimensi yang tergolong besar. Memiliki panjang 5.885 mm, lebar 1.980 mm, dan tinggi 2.500 mm. Menariknya, Farizon tidak dilengkapi pilar B, sehingga akses keluar masuk kabin menjadi lebih lapang dan praktis.
Baca Juga: Bagaimana Agar Kendaraan Komersial Listrik Optimal Beroperasi?
Berkat dimensi tersebut, kabin Farizon SV mampu menampung hingga 16 kursi, terdiri dari 15 penumpang dan satu pengemudi. Ruang atap tinggi, memungkinkan penumpang berdiri dengan nyaman di kabin, menjadikannya cocok untuk berbagai kebutuhan transportasi komersial.
Fitur Lengkap dan Berorientasi Kenyamanan
Meski diposisikan sebagai kendaraan komersial, Farizon SV dibekali beragam fitur yang terbilang lengkap dan fungsional. Dari sisi pengemudi, tersedia jok dengan pemanas dan pendingin, layar head unit berukuran 12 inci yang mendukung Android Auto dan Apple CarPlay, AC dual zone, hingga Fatigue Monitoring System, berfungsi memberi peringatan saat pengemudi terdeteksi mengantuk.
Selain itu, Farizon SV juga telah dilengkapi kamera 360 derajat, fitur Auto Hold, serta Electronic Parking Brake. Untuk aspek keselamatan, van listrik ini mengusung dua airbag di bagian depan serta total 30 intelligent and safety configurations yang menunjang keamanan berkendara.
Baca Juga: Blind Van Listrik DFSK E B-Type Dibanderol Rp248 Juta
“Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi Farizon. SV dirancang untuk langsung digunakan dalam operasional bisnis, dengan menawarkan efisiensi, keandalan, serta nilai ekonomis jangka panjang,” kata CEO Farizon Auto International Company, Mr. Cook Xue.
Dengan spesifikasi, kapasitas, dan fitur yang ditawarkan, Farizon SV diproyeksikan menjadi alternatif menarik di segmen kendaraan niaga listrik, khususnya bagi pelaku usaha yang membutuhkan solusi transportasi ramah lingkungan dengan biaya operasional yang efisien.
Tags:
#Kendaraan Komersial Listrik #Tips Kendaraan Komersial #Kendaraan Komersial