Jakarta Helmet Exhibition (JHE) Kedua Diadakan pada 27-28 Februari 2016

Alif Sowandono
Alif Sowandono 24 Feb 2016 - 03:33
Jakarta Helmet Exhibition (JHE) Kedua Diadakan pada 27-28 Februari 2016
Logo acara JHC ke 2 (foto: Panitia JHC)

Menyambung sukses Jakarta Helmet Exhibition yang pertama pada 2015 yang dilaksanakan di sebuah kafe di Kemang, Jakarta Selatan, tahun ini acara serupa kembali diadakan dengan suasana berbeda yang dikemas menarik bagi para pengunjung Jakarta Helmet Exhibition. Jakarta Helmet Exhibition (JHE) kedua ini diadakan pada 27-28 Februari 2016 di Kuningan City Mall, di bilangan Karet Kuningan, Jakarta Selatan.

“Pada tahun ini, JHE juga akan ditambah dengan Big Bike Motorshow,” kata Herlambang Bayu Ajie, Project Manager JHE. Beberapa ATPM dan APM motor dengan kubikasi lebih dari 250 cc ini akan tampil dalam acara yang diadakan pada hari Sabtu dan Minggu pekan depan.

Poster acara JHC ke 2 (foto: Panitia JHC)

Poster acara JHC ke 2 (foto: Panitia JHC)

Tahun ini JHE juga akan diramaikan dengan “JHE Air Brush Competition” yang menantang para profesional di bidang air brush dari beberapa kota di antaranya dari Bali, Surabaya, Bandung dan Jakarta untuk beraksi dengan membawa kreasi hasil air brush mereka. Untuk menambah seru kompetisi berskala nasional ini para profesional ini harus mengikuti aturan “no decal, no copy from others, no SARA, dan tentu saja harus Cinta Indonesia”. Hal yang akan menjadi penilaian oleh juri adalah penggunaan banyak warna,keserasian dalam berwarna, kerapihan dalam hal penyelesaian, daya imaginasi yang baru, dan penilaian dari segi budaya Indonesia itu sendiri.Selain penilaian oleh para juri, Dalam kompetisi ini pengunjung berkesempatan untuk ikut memilih “Best People Choice”.

Digandeng oleh Cargloss Prorider (CPR), panitia akan membagi ratusan helm Cargloss dengan model yg sangat keren. Bagi para penikmat helm unik atau collectible item, JHE akan menampilkan berbagai helm dari kolektor yang telah mengumpulkan ribuan helm. “Kolektor tersebut akan memperlihatkan koleksi yg paling rare dan mungkin paling mahaldi dunia,” kata Herlambang.

Baca juga: