Jangan Panik, Ini Penyebab Lampu Indikator ABS Menyala

Jangan Panik, Ini Penyebab Lampu Indikator ABS Menyala Panel instrumen mobil memberikan informasi kepada pengemudi (Foto: Auto2000)

KabarOto.com - Rem mobil dengan fitur Anti-lock Braking System (ABS) memberikan bantuan kepada pengemudi ketika mengendalikan kendaraan dalam kondisi darurat. Fitur ini membuat rem mobil tidak mengunci waktu pengereman mendadak dan tetap dapat dikendalikan dengan baik sehingga bisa menghindari kecelakaan.

Pada umumnya lampu indikator ABS ada di panel instrumen mobil, biasanya bertuliskan ABS di dalam lingkaran yang diapit oleh dua lengkungan di sisi kiri-kanan, di mana semuanya berwarna kuning agar mudah dikenali.

Baca juga: Tips Menjaga Performa Mobil Bermesin Diesel Standar Euro4

Lalu bagaimana jika lampu indikator ABS menyala atau kelap-kelip ketika mobil berjalan? Menyalanya lampu tersebut bukan berarti rem mobil bermasalah, tetapi hanya menandakan ada gangguan pada fitur ABS yang membutuhkan pengecekan lebih lanjut.

Pemeriksaan mobil di bengkel resmi

Meskipun masih dapat digunakan , sebaiknya lakukan pemeriksaan ringan sambil mobil berjalan. Cobalah injak pedal rem dan rasakan apakah ada perbedaan, seperti injakan pedal rem terlalu dalam dari biasanya atau pengereman terasa kurang menggigit. Kalau ini terjadi, segera hentikan mobil dan periksa rem lebih lanjut karena ada risiko kerusakan lain pada sistem pengereman mobil.

“Fitur ABS memiliki peran yang sangat penting sebagai fitur keamanan berkendara. Segera cek ke bengkel resmi jika lampu indikator ABS menyala agar segera dapat dicarikan solusinya dan fitur safety ini berfungsi normal kembali,” jelas Nur Imansyah Tara, Aftersales Business Division Head Auto2000.

Baca juga: Tak Hanya Ada Di Mobil, Ini Tips Hindari Blind Spot Di Sepeda Motor

Indikator ABS menyala merupakan tanda untuk pemilik mobil segera memberi perhatian pada sistem ABS. Biasanya hal tersebut terjadi karena sensor-sensor ABS yang ada pada roda mobil, baik depan maupun belakang, terkena kotoran sehingga membuat sensor error sehingga seolah tidak berfungsi.

Problem lain adalah sistem kelistrikan mobil yang terhubung dengan sistem ABS rusak, seperti digigit tikus. Dapat pula kendala pada komputer pengontrol ABS.