Jari Mati Rasa di MotoGP Belanda 2026, Pedro Acosta Sukses Jalani Operasi

Kusnadi Chahyono
Kusnadi Chahyono
Rabu, 01 Juli 2026
Jari Mati Rasa di MotoGP Belanda 2026, Pedro Acosta Sukses Jalani Operasi

Pedro Acosta dikejar dua pembalap Ducati

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Kabar penting datang dari wonderkid Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta. Pebalap muda berbakat asal Spanyol ini baru saja sukses menjalani operasi minor pada pergelangan tangan kanannya untuk mengatasi masalah Carpal Tunnel Syndrome (sindrom penyempitan jalur saraf).

Langkah medis ini diambil setelah Acosta terpaksa menyudahi balapan lebih awal (Did Not Finish/DNF) pada gelaran MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, Minggu (28/6).

Saat balapan berlangsung, pebalap bernomor start 31 ini sempat dikira mengalami kendala teknis pada motor KTM RC16 miliknya. Namun, visual kamera menangkap momen Acosta berulang kali mengibas-ngibaskan tangan kanannya karena kehilangan sensasi rasa alias mati rasa.

Baca Juga: BYD Atto 2 RWD Bocor Duluan, Ini Bedanya dari Versi Lama

Detik-Detik Menakutkan di Balapan Assen

Acosta yang saat itu sedang asyik bertarung sengit di barisan depan demi memperebutkan posisi keempat bersama Marc Marquez, mendadak harus melambat dan melebar di tikungan pertama demi keselamatan dirinya dan pebalap lain. Cedera ini rupanya sudah ia tahan cukup lama, namun mencapai puncaknya di Assen.

Pedro Acosta pasca operasi
Pedro Acosta pasca operasi Carpal Tunnel Syndrome

Pebalap yang kini bertengger di peringkat ketujuh klasemen sementara MotoGP 2026 tersebut membagikan kisah tidak menyenangkan yang dialaminya sepanjang balapan hari Minggu lewat pernyataan resminya.

"Saya kehilangan rasa pada tiga jari di tangan kanan. Di beberapa sirkuit kondisinya bisa lebih buruk dari yang lain, tetapi saya sudah menderita sejak pagi hari. Saya tahu level saya hari ini tetapi saya ingin melihat situasinya terlebih dahulu. Hari ini bukanlah bencana, tetapi saya pikir posisi enam besar sangat mungkin diraih. Saya mengalami beberapa kali momen mengunci (locking) dan lebih baik untuk berhenti. Pada hari Selasa kami akan menjalani operasi untuk sindrom carpal tunnel," ungkap Pedro Acosta secara terbuka.

Dukungan Penuh dari Manajemen Tim

Keputusan mempercepat tindakan operasi sebelum jeda paruh musim ini mendapat dukungan penuh dari sang Manajer Tim Red Bull KTM Factory Racing, Aki Ajo. Pihak tim melihat adanya tren performa positif dari Acosta yang terus meningkat di setiap sesi, sehingga pemulihan fisik yang cepat menjadi prioritas utama.

"Sangat disayangkan Pedro tidak bisa menyelesaikan balapan hari ini karena masalah pada tangannya, tetapi hal positifnya adalah kami terus berkembang di sini dari hari ke hari. Performa Pedro sangat bagus dan dia bertarung di barisan depan bersama para pebalap top," ujar Aki Ajo menyesali kegagalan finis tersebut namun tetap mengapresiasi daya juang sang pebalap.

Pedro Acosta
Pedro Acosta sudah menahan nyeri sejak lama

Baca Juga: Hyundai i30 Hatchback Dipastikan Terkubur di Eropa

Target Comeback di MotoGP Jerman

Pasca operasi yang berjalan lancar pada Selasa pagi waktu setempat, fokus utama pemulihan kini diarahkan agar Acosta bisa segera kembali menunggangi motor balapnya. Manajemen Red Bull KTM mengonfirmasi bahwa target terdekat sang pebalap adalah ikut serta dalam seri berikutnya di Sirkuit Sachsenring, Jerman.

Meski demikian, kepastian tersebut masih harus menunggu hasil pemeriksaan kesehatan resmi otoritas medis MotoGP pada pekan depan sebelum sesi latihan dimulai. Jika lolos uji medis, aksi agresif 'The Shark of Mazarron' dipastikan bakal kembali menghibur para pencinta balap motor di GP Jerman.

Tags:

#Pedro Acosta #Red Bull KTM Factory Racing #MotoGP Belanda 2026 #MotoGP 2026
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan