KabarOto.com - Keselamatan kini menjadi salah satu faktor utama dalam memilih mobil. Di kawasan Asia Tenggara, standar keselamatan kendaraan dinilai melalui lembaga bernama ASEAN NCAP. ASEAN NCAP (New Car Assessment Program for Southeast Asia) adalah program penilaian keselamatan kendaraan baru yang berlaku di negara-negara Asia Tenggara.
Lembaga ini bertujuan untuk memberikan informasi keselamatan yang transparan kepada konsumen, mendorong produsen meningkatkan standar keselamatan kendaraan, serta menekan angka kecelakaan dan fatalitas di jalan raya.
Karena itu ASEAN NCAP melakukan serangkaian uji tabrak dan evaluasi fitur keselamatan kendaraan, kemudian memberikan rating berupa bintang 1 hingga bintang 5. Semakin tinggi bintang, semakin baik tingkat perlindungan kendaraan tersebut.
Baca Juga: Waspada Modus Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil Motor yang Marak
Penilaian ASEAN NCAP
Penilaian ASEAN NCAP didasarkan pada beberapa kategori utama, yaitu:
Adult Occupant Protection (AOP): Menilai perlindungan terhadap penumpang dewasa saat terjadi tabrakan depan dan samping.
Child Occupant Protection (COP): Mengukur tingkat perlindungan untuk penumpang anak-anak, termasuk kompatibilitas child seat dan sistem ISOFIX.
Safety Assist Technologies (SAT): Menilai fitur keselamatan aktif, seperti: ABS (Anti-lock Braking System), ESC (Electronic Stability Control), Forward Collision Mitigation, Lane Departure Warning, Seatbelt Reminder, dll
Motorcyclist Safety (MS): Aspek tambahan untuk melindungi pengendara motor yang sangat relevan di kawasan ASEAN.
Baca Juga: Pemilik Mitsubishi Destinator, Ini Periode Cek Cairan di Mobilmu
Syarat bisa meraih Bintang 5 ASEAN NCAP
Struktur bodi kuat dan stabil saat uji tabrak.
Skor tinggi pada AOP dan COP.
Dilengkapi fitur keselamatan aktif yang lengkap.
Memiliki sistem pengingat sabuk pengaman di semua kursi utama.
Performa airbag dan sistem keselamatan pasif yang optimal.
