Kendaraan Listrik Sudah Hadir Tahun 1830-an, Ini Perjalanannya

Minggu, 30 Agustus 2026
Kendaraan Listrik Sudah Hadir Tahun 1830-an, Ini Perjalanannya

Foto: Cars4starters/KO

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Perkembangan mobil listrik sering kali dianggap sebagai fenomena modern, padahal teknologi ini memiliki perjalanan sejarah yang sangat panjang. Konsep awal kendaraan bertenaga listrik mulai dirintis pada rentang tahun 1830-an oleh penemu Skotlandia, Robert Anderson, yang menciptakan kereta roda tiga bertenaga listrik sederhana.

Baca Juga: Cara Berkendara Sepeda Motor Listrik Honda EM1 e: Agar Optimal

Pengembangan Dilanjutkan

Perkembangan ini berlanjut hingga akhir abad ke-19 seiring ditemukannya baterai yang dapat diisi ulang oleh Gaston Planté, yang memungkinkan perakitan mobil listrik praktis pertama oleh Thomas Parker di Inggris pada tahun 1888.

Pada masa kejayaannya di awal abad ke-20, mobil listrik sempat mendominasi jalanan perkotaan di Amerika Serikat dan Eropa. Mobil listrik kala itu lebih diminati daripada mobil bermesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE) karena operasinya yang halus, senyap, tidak mengeluarkan asap, serta tidak memerlukan engkol tangan yang berat untuk menyalakan mesin.

Namun, masa emas ini meredup drastis pada dekade 1910-an hingga 1920-an setelah Henry Ford memproduksi massal Ford Model T yang murah, ditemukannya cadangan minyak mentah yang berlimpah, dan diperkenalkannya starter elektrik pada mobil bensin.

Baca Juga: Perawatan Mesin Diesel yang Kerap Gunakan BBM B50, Wajib Tengok

Era Krisis Minyak Global

Titik balik kesadaran akan pentingnya kendaraan alternatif mulai kembali mencuat saat krisis minyak global melanda pada dekade 1970-an. Produsen otomotif dan lembaga riset dunia mulai mendesain ulang prototipe kendaraan elektrik.

Peristiwa bersejarah lainnya terjadi ketika NASA memanfaatkan kendaraan penjelajah bulan (Lunar Roving Vehicle) bertenaga listrik pada misi Apollo 15 tahun 1971, membuktikan keandalan teknologi baterai di medan ekstrem dan memicu kembali riset otomotif berbasis listrik secara global.

Memasuki abad ke-21, industri mobil listrik mengalami revolusi besar berkat penemuan dan penyempurnaan baterai lithium-ion. Komersialisasi mobil listrik modern yang dipelopori oleh peluncuran hatchback massal dan kendaraan listrik berperforma tinggi berhasil mengubah persepsi publik terhadap performa mobil listrik.

Berbagai produsen otomotif global kini bersaing ketat menghadirkan jangkauan tempuh yang semakin jauh, waktu pengisian daya (fast charging) yang jauh lebih singkat, serta fitur keselamatan cerdas.

Serba-serbi mobil listrik saat ini tidak hanya berkutat pada pengisian daya dan jarak tempuh, tetapi juga bertumpu pada arsitektur ekosistem pendukung. Kendaraan listrik terbagi ke dalam beberapa kategori utama, mulai dari Battery Electric Vehicle (BEV) murni, Hybrid Electric Vehicle (HEV), hingga Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Transformasi ini juga memicu persaingan global dalam pengembangan baterai solid-state yang digadang-gadang akan menawarkan densitas energi lebih tinggi dan daya tahan baterai yang jauh lebih lama di masa depan.

Kini, pengalihan tren menuju kendaraan listrik didorong oleh regulasi ketat emisi karbon global dan upaya mereduksi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Dukungan insentif pemerintah di berbagai negara, ekspansi stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), serta komitmen produsen untuk menghentikan produksi mobil mesin bensin menjadikan mobil listrik sebagai pilar utama transformasi mobilitas masa depan yang lebih bersih dan efisien.

Tags:

#Transisi Kendaraan Listrik #Kendaraan Listrik #Mobil Listrik (EV)
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Kipli

Hobinya di ranah otomotif terutama bidang modifikasi dan olahraga balap roda 2 dan 4, menuntunnya selepas pensiun di dunia tersebut menjadi jurnalis di kabaroto.com
Show More
Follow Me

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan