Ketika Motor Balap Kolaborasi dengan Mobil Renault, Bagaimana Jadinya?

Abdi Kurniawan
Abdi Kurniawan 05 Jul 2015 - 06:43
Ketika Motor Balap Kolaborasi dengan Mobil Renault, Bagaimana Jadinya?
Honda ELFe dapat membuktikan ketangguhannya dan kecepatannya di tahun 1981 (Foto: Dok welovehonda)

Bro and Sist dapatkah membayangkan bila motor balap kolaborasi dengan mobil Renault? Bagaimana jadinya? Iya itulah yang dilakoni pada tahun 1981.

Dengan mesin Honda RSC1000, Andre de Cortenze sang desainer dari Renault menciptakan motor balap unik untuk berlaga di ajang World Endurance Championship! Mereka menamakannya Honda ELFe. Lihat saja desainnya, yang terlihat kaku dan blocky.

Namun begitu, motor yang satu ini dapat membuktikannya pada ajang ketangguhannya dengan berlaga di tiap ronde World Endurance Championship, 1981. Iya, pasalnya, Honda ELFe terbukti sangat tangguh dan cepat dilintasan. Bahkan dapat menorehkan hasil juara ketiga saat TTI Endurance Race di Mugello pada tahun 1983. Bahkan versi kedua dari Honda ELFe R mencatatkan 6 rekor kecepatan di Nardo, Itali pada tahun 1986!

Seperti yang dikutip dari welovehonda.com, yang menjadi pertanyaan di sini adalah, bagaimana dengan kelemahannya? Satu point kelemahannya, pebalap sulit untuk kontrol motor. Itulah yang nantinya akan diperbaiki pada Honda ELFe berikutnya, Black Bird. Kenapa diberikan nama Balck Bird? Desainnya lebih mirip pesawat tempur. Sedari begitu, Honda ELFe 2 masih memiliki kelemahan dibagian pengendaliannya.

Performa Honda ELFe mulai meningkat setelah generasi ketiganya yaitu Honda ELF 3 mulai mencatatkan prestasi dengan ridernya yaitu Ron Haslam pada tahun 1986 dan 1987. Generasi berikutnya yaitu ELF 4 menggegerkan dunia balap dengan desain rangkanya yang dibuat dari material karbon fiber.

Puncak “kegilaan” dari Andre de Cortenze adalah saat ia membangun Honda ELF 5. Meski mengalami banyak peningkatan dibanding generasi-generasi sebelumnya, Honda ELF 5 masih belum bisa menorehkan kesuksesan yang berarti di dunia balap.