Ketika Para Anak Kolong “Mengobati Gatal Kaki” Di Atas Willys

Ketika Para Anak Kolong “Mengobati Gatal Kaki” di Atas Willys Willys milik anggota komunitas Jeep AK'S. (ist for KabarOto.com)

KabarOto.com - Komunitas Jeep AK'S (Anak Kolong Surabaya) sudah 15 tahun berdiri. Anggotanya juga tak terlalu banyak. Namun para kelompk pecinta mobil jeep Willys berpenggerak roda 4x4 ini tetap solid dan guyup. Nah, untuk menandai sudah 15 tahun berdirinya komunitas ini, pada Sabtu (27/4) hingga Minggu (28/4), mereka menggelar touring dengan rute yang cukup ekstrim. Yakni di kaki Gunung Arjuno-Welirang, Jawa Timur.

Sejatinya, para anggota Jeep AK’S ini sudah tak muda lagi. Banyak yang sepuh. “Sebagaian besar anggotanya adalah anak anak tentara. Ada pula anggota TNI aktif, purnawirawan, sampai wartawan," ujar salah satu pendiri Jeep AK’S Abdul Muis.

Jeep AKS

Pria yang akrab disapa Amu itu mengatakan, meski kebanyakan anggota komunitasnya tak lagi muda, tapi semangat mereka tak pernah luntur. Kata dia, semangat anggotanya seperti kendaraan yang mereka miliki. “No road, No problem,” timpal senior Jeep AK’S Eko Budiono.

Berbagai kegiatan diikuti anggota-anggota Jeep AK’S. Mulai dari touring skala lokal sampai nasional tak pernah mereka lewatkan. Atau cuma sekadar memanaskan mesin jeep mereka dengan cuma keluar masuk hutan dan naik turun pegunungan. “Istilah kami, mengobati rasa gatal kaki,” kata mekanik senior AK’S Sugimin.

Nah, sebagai penanda 15 tahun berdirinya Jeep AK’S ini, mereka pun menggelar touring internal dengan jalur legendaris. Kebun Teh Wonosari Lawang - kaki Gunung Arjuno.

Rutenya; Surabaya - Singosari - Kebun Teh Wonosari - Desa Tambakwatu (kecamatan Purwosari - Pasuruan) - kebun kopi Gunung Arjuno - hutan pinus - Kaliandra - Taman Safari - Taman Dayu (finish).

AKS

Tujuh unit Willys turut serta dalam touring pengobat gatal kaki itu. Sementara dua jeep peserta tamu dari Mojokerto dan Malang, terpaksa balik arah karena alasan teknis.

Medan yang dilalui dalam touring kali ini beragam. On the road, makadam, berlumpur, hingga tanjakan dan turunan ekstrim. Sangat seru. ”Ibaratnya paket lengkap," sambung Sugimin.

Semua jalur itu dilalui mulus tanpa kendala. Meski, saat berangkat Sabtu malam, mereka disambut hujan sangat lebat sepanjang perjalanan. "Semangat kami tak lapuk karena hujan," ujarnya terkekeh.

AKS

Mereka pun menginap di area tambang batu desa Wonosari, Malang. Di sana mereka menyempatkan untuk memasak bersama. Dan itu jadi salah satu cara anggota Jeep AK’S merajut kebersamaan meski hanya dengan menu sederhana. Hangatnya segelas kopi menghangatkan sejuknya hawa pegunungan pagi itu. "Alhamdulillah. Semoga kerukunan ini tetap terjaga," tutup Ketua Jeep AK’S Rijono. (*)