KabarOto.com - Desain knalpot telah disesuaikan dengan jenis atau tipe sepeda motor seperti knalpot motor untuk tipe matik, sport, dan bebek oleh para insinyur. Bahan dari knalpot sendiri dibuat dari bahan stainless steel, baja, lalu ada titanium untuk yang lebih premium.
Fungsi knalpot yang paling utama adalah untuk meredam suara bising dari ruang bakar akibat proses pembakaran, setiap kali proses pembakaran munculah ledakan. Ledakan tersebut jika tidak diredam akan menimbulkan kebisingan,
ungkap Muslian selaku Manager After Sales Thamrin Brothers.
Krusial Terhadap Ruang Bakar
Hasil pembakaran menghasilkan tekanan yang harus dibuang, semakin minim hambatan pada knalpot maka aliran gas buang akan semakin baik sehingga tenaga akan optimal, karena tidak ada gas buang yang ikut terbakar kembali.
Baca Juga: Begini Cara Merawat Mesin Turbo Mitsubishi Destinator
Dari hasil pembakaran pasti timbul panas, dan panas di mesin harus bisa dilepaskan atau dikeluarkan. Knalpot juga berfungsi untuk melepaskan panas dari mesin.
Biasanya knalpot dilengkapi dengan ruang atau chamber gas buang yang dilengkapi catalytic converter, sehingga bisa mengurangi kadar emisi gas buang dan mengonversinya menjadi gas yang ramah lingkungan.
Cara Simpel dan Sederhana Merawatnya
Adapun cara perawatan knalpot salah satunya melumasi lubang silencer dan leher knalpot dengan oli secukupnya untuk menghindari kebocoran pada area silencer yang diakibatkan oleh karat, yang bermanfaat menjaga agar suara knalpot tidak berisik,
bebernya.
Membersihkan leher knalpot. Oleskan oli pada leher knalpot lalu nyalakan motor hingga oli panas dan meresap. Mengecek kondisi knalpot secara rutin jika terjadi kebocoran atau tidak, juga pastikan baut pada knalpot tidak longgar.
Baca Juga: Serba-serbi Parkir Paralel, Sobat Wajib Paham Etika dan Caranya
Membersihkan knalpot yang terkena air hujan, untuk mencegah terjadi karat karena air hujan yang mengandung asam dapat membuat knalpot berbahan besi berkarat.

