Komunitas Medan Matic Community +17 Ring 17 sebagai Kode Etik Komunitas

Abdi Kurniawan
Abdi Kurniawan 13 Nov 2015 - 04:00
Komunitas Medan Matic Community +17 Ring 17 sebagai Kode Etik Komunitas
Medan Matic Community +17, komunitas yang berada jauh di kota Medan Sumatera Utara, komunitas yang merangkul semua bikers yang menggunakan motor mati (Foto Dok MMC+17)

Medan Matic Community +17, komunitas yang berada jauh di kota Medan Sumatera Utara, komunitas yang merangkul semua bikers yang menggunakan motor matic, khususnya yang menggunakan velek ring 17 sebagai kode etik atau identitas komunitas. Berdiri pada tanggal 14 February 2014 lalu dan mendedikasikan keberadaannya sebagai sebuah komunitas di Medan.

Untuk member saat ini yang aktif sudah 22 member, karena kami anak anak muda kami juga memiliki partisipan yang lumayan banyak, tujuan kami membentuk MMC+17 untuk menjalin tali silaturahmi dan membangun rasa peduli antar sesama pengendara lain dan bikers. Dan disini juga kita bisa saling bertukar pikiran, memberi masukan dan saran, saling menghormati dan menghargai karya modifikasi seseorang. Dan MMC+17 juga mencerminkan jiwa solidaritas dan brotherhood antar sesama bikers.

"MMC+17 mengusung konsep "Thailook Style" atau matic yang mengkhususkan Matic memakai ring 17. Karena ring 17 adalah identitas kami, MMC+17 tidak melarang Varian lain untuk sekedar kumpul bareng, karena MMC+17 hanya Mengutamakan Matic ring 17, bukan berarti kami Mewajibkan untuk rekan yang lain harus menggunakan ring 17," ungkap Bro Afandy Andika Chan, Ketua dari MMC+17, kepada kabaroto.

MMC+17 memilki jajaran kepengurusan yang terorganisasi, sebagai pendiri dan Ketua Bro Afandy Andika Chan, Wakil Bro Eko Juniardi Handoko, Humas Bro Rio, Bendahara Sist Kartika Handayani, Sekertaris Sist Dodoy, captain road bro Junaidi Zein, sweeper bro Hasan, dan seorang bloker turing bro Ali. MMC+17 memiliki tempat kopdar di depan Masjid Raya Medan, dengan motto yang mereka kedepankan Keep Solidarity,keep Brotherhood dan keep Safety riding, salam engkol kiri dari kami dan jangan ada 14 diantara kita.

Baca Juga: