KTM 390 Duke & Adventure Pakai Mesin 350cc Demi Pajak GST 18%

Kusnadi Chahyono
Kusnadi Chahyono
Selasa, 21 April 2026
KTM 390 Duke & Adventure Pakai Mesin 350cc Demi Pajak GST 18%

KTM 390 Duke

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Pabrikan otomotif asal Austria, KTM, melakukan langkah strategis dengan memperkenalkan mesin terbaru berkapasitas murni 349,32 cc untuk lini populer mereka, KTM 390 Duke dan KTM 390 Adventure.

Perubahan ini bukan sekadar penyegaran teknis, melainkan respons terhadap kebijakan fiskal pemerintah, khususnya di India, terkait struktur pajak Goods and Services Tax (GST).

Dengan kapasitas di bawah ambang tertentu, KTM berupaya masuk ke dalam bracket GST 18% yang jauh lebih rendah guna menekan harga jual ke konsumen.

Secara teknis, mesin baru ini mengusung konfigurasi satu silinder dengan Bore x Stroke sebesar 89 mm x 56,15 mm. Jantung pacu ini mampu menghasilkan tenaga maksimal 41 dk pada 8.600 rpm dan torsi puncak 33,5 Nm pada 7.000 rpm.

Meskipun secara angka sedikit di bawah versi 399cc, optimalisasi pada sistem penyaluran tenaga memastikan bahwa karakter agresif khas KTM tetap terjaga, memberikan performa yang tetap mumpuni untuk penggunaan perkotaan maupun jalur off-road ringan.

Baca Juga: MV Agusta Rush Titanio Dirilis, Hyper Naked Eksklusif Racikan Italia

Keputusan menggunakan mesin 350cc ini langsung berdampak pada posisi harga di pasar. Di bawah peraturan GST yang ketat, motor dengan kapasitas mesin tertentu seringkali terkena beban pajak tambahan yang membuat harga melambung.

Berkat penyesuaian ke lower bracket 18%, KTM dapat memangkas biaya operasional dan pajak distribusi, sehingga harga ritel 390 Adventure dan Duke terbaru ini diprediksi akan jauh lebih kompetitif dibandingkan para pesaing di kelasnya.

KTM 390 Adventure

Lantas, apakah versi 390cc yang lama tetap dijual? Jawabannya adalah ya. KTM mengonfirmasi bahwa varian 399cc akan tetap tersedia sebagai opsi "R" atau premium bagi pengendara yang menginginkan performa puncak dan teknologi paling mutakhir tanpa kompromi harga.

Strategi ini memungkinkan KTM menguasai dua segmen sekaligus yakni konsumen yang sensitif terhadap harga melalui varian 350cc, dan loyalis performa melalui varian 399cc.

Untuk KTM 390 Adventure versi 350cc, spesifikasi kaki-kaki tetap menjadi yang terbaik di kelasnya. Motor ini dilengkapi dengan suspensi depan berjarak main (travel) 200 mm dan belakang 205 mm, serta ground clearance setinggi 228 mm.

Penggunaan pelek tubeless spoke (jari-jari tanpa ban dalam) berukuran 19 inci di depan dan 17 inci di belakang menegaskan kesiapannya untuk melibas medan berat tanpa mengurangi faktor keamanan.

Baca Juga: KTM 1390 Super Duke RR 2026, Evolusi Hypernaked Paling Ekstrem

Fitur elektronik pada varian "pajak hemat" ini pun tetap melimpah. Pengendara tetap mendapatkan konsol instrumen 5" TFT yang modern, sistem Ride-by-Wire, berbagai Riding Modes, serta Traction Control.

Keamanan tingkat tinggi juga dijamin dengan hadirnya Cornering ABS dan Switchable ABS, yang memungkinkan pengendara mematikan fungsi ABS pada roda belakang saat beraksi di medan tanah.

Kenyamanan berkendara juga diperhatikan melalui penyematan Slipper Clutch dan Quickshifter+, yang memungkinkan perpindahan gigi tanpa kopling dengan sangat halus.

Selain itu, hadirnya USB charger dan suspensi yang dapat disetel (adjustable suspension) menambah nilai fungsionalitas bagi para tourer. Dengan tinggi jok (saddle height) 825 mm dan berat kosong 181 kg, motor ini tetap menjadi salah satu yang paling ergonomis dan lincah di segmennya.

Kehadiran mesin 350cc ini diprediksi akan merubah peta persaingan motor kelas menengah secara global. Dengan memanfaatkan celah regulasi pajak GST 18%, KTM berhasil membuktikan bahwa efisiensi biaya tidak harus mengorbankan fitur keselamatan dan kesenangan berkendara.

Kini, konsumen memiliki kebebasan lebih luas untuk memilih antara efisiensi harga pada mesin 350cc atau tenaga maksimal pada varian 399cc yang tetap melegenda.

Tags:

#KTM 390 Duke #KTM 390 Adventure #Pajak Motor

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan