Lady Biker Wulan, Sejak SMU Jatuh Cinta dengan Motor Sport

Abdi Kurniawan
Abdi Kurniawan 16 Nov 2015 - 06:11
Lady Biker Wulan, Sejak SMU Jatuh Cinta dengan Motor Sport
Saat ia dibebaskan untuk menunggangi kuda besi, ia pun bergabung di komunitas, namun tidak bertahan lama (Foto Dok Wulan)

Sejak SMU wanita ini sudah jatuh cinta dengan motor sport. Motor pertama yang ia jajal adalah Supra XX. Ancaman dari orangtua pun kerap di dapat, dia tidak boleh menggunkan Motor Sport. Alhasil lady bikerWulan sesekali menjajal tanpa sepengetahuan orangtuanya.

"Pas SMU saya seneng dengan motor sport, orangtua tau banget saya suka motor sport, sempet diancam ga boleh pake motor sport, dan akhirnya dikasih juga naik moitor sport karena memang sudah seneng banget sama motor sport," papar Wulan.

Saat ia dibebaskan untuk menunggangi kuda besi, ia pun bergabung di komunitas, namun tidak bertahan lama, akhirnya ia putuskan untuk menjadi single rider's. Sempet masuk komunitas kawasaki, tapi ga lama, lebih enak single rider's. Kebetulan waktu itu jam malam masih berlaku ya udah mendingan singel aja lebih bebas," kata Wulan.

Ia pun bertemu dengan rider's di dunia maya, ia pun berteman dengan mereka sesekali kopi darat biasa tanpa ada ikatan club. "Saya ikut HMMC dan kita berkumpul di jejaring sosial, kadang kopdar tapi ga terikat," tambahnya

Saat itu pula ia dan teman-temannya memutuskan untuk membuat komunitas yang diberinama MICB (Modification Independent Community bandung). Saat itu pula ia menjadi pendiri dan konsisten untuk menjalani club itu dengan tujuan yang jelas.

"Tujuan dibentuknya komunitas itu kan untuk menjalin silaturahmi dan menambah keluarga, semakin banyak saudara kan semakin banyak rezeki juga," papar gadis berkerudung ini sambil tertawa,"

Sempet mendapat tanggapan negatif dari keluarganya, karena komunitas motor apalagi jenis sport dianggap geng motor yang belakangan namanya cukup buruk di benak masyarakat. Namun karena keyakinan Wulan untuk merubah image itu maka keluarg pun mendukungnya untuk bergabung di komunitas karena memang semua kegiatannya positif.

Seperti halnya rider's yang suka dengan perjalanan panjang atau touring, Wulan pun kerap mendatangi daerah diluar kota untuk touring dan menikmati indahnya pemandangan dan perjalanan baik sendiri ataupun dengan komunitasnya.

"Sebenarnya saya kalau touring enaknya sendiri ya karena lebih bebas, cuma resikonya lebih besar kalau sewaktu-waktu ada trouble. Perjalanan touring saya yang paling itu ke Jogja enak banget emang kalau melakukan perjalanan jauh, tantangannya besar," papar wanita yang menunggani Honda Mega Pro ini.

Selama menjadi rider's tentu banyak pengalaman yang di dapat, selain touring tentu ilmu karena kenal dengan banyak orang sudah pasti menambah pengalaman. Wulan pun merasakannya, ia pernah nyasar dan tidur di masjid saat melakukan touring.

"Pengalaman saya itu yang saya inget nyasar, padahal masih didaerah Tasik, udah gitu juga kita tidur dimana aja misalkan di masjid. Nah selain itu juga banyak ilmu yang saya dapat saat kopi darat dengan sesama komunitas, jadi nambah teman dan nambah ilmu juga," papar Wulan.

Ia pun dalam waktu dekat ini berharap bisa datang ke acara Honda Biker's Day di Pacitan Jawa Timur. "Insya Allah saya pengen banget ke Pacitan untuk ikut di acara HBD," harapnya.

Baca Juga: