KabarOto.com - Uni Eropa dikabarkan menginginkan semakin banyak mobil listrik berukuran kecil dengan harga murah. Kemudian mobil ini harus punya harga terjangkau untuk semua kalangan, persis seperti konsep kei car.
Mobilnya tak harus punya daya jelajah yang jauh, karena akan dipergunakan untuk jarak dekat, dan menargetkan konsumen Eropa yang tak mampu menjangkau harga mobil baru.
Baca Juga : BYD Gandeng Hirohide Tagawa untuk Tembus Pasar Kei Car Jepang
Perlu diketahui, harga mobil baru di Eropa meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Membuat banyak orang lebih memilih mobil bekas.
Guna mendukung proyek tersebut, Uni Eropa membuat regulasi yang disebut M1E. Kategori untuk mobil listrik mungil dengan ukuran panjang kurang dari 4.200 mm.
Jika kei car di Jepang mengandalkan mesin kecil 660 cc dengan sokongan turbocharged, maka Uni Eropa menginginkan tenaga listrik. Dan Stellantis yang menaungi banyak brand siap menjawab keinginan tersebut.
Produsen Otomotif Raksasa
Sebagai produsen otomotif raksasa, Stellantis berencana menghidupkan kembali mobil berukuran kecil, seperti Citroen 2CV dan Fiat Panda. Tahun 2028 disebut akan jadi awal produk pertama dikenalkan.
Baca Juga : Ferrari HC25 Mahakarya One-Off Terakhir V8 Non-Hybrid
Pekan ini mereka mengumumkan mobil listrik baru terjangkau, yaitu E-Car. Rencananya akan diterapkan untuk banyak merek yang berada dalam naungannya.
Fasilitas produksi Stellantis di Pomigliano Italia, disebut akan menjadi lokasi perakitan. Pabrik tersebut merupakan rumah bagi mobil murah buatan Fiat selama bertahun-tahun.
Saat ini, tempat tersebut masih aktif dan memproduksi Alfa Romeo Tonale dan juga Fiat Panda base model. Kabarnya mobil yang dibuat akan didesain spesifik untuk kota-kota di Eropa.