KabarOto.com - Akhir-akhir ini, berita segmen otomotif dan nasional mengabarkan tentang impor 105 ribu unit kendaraan komersial dari India untuk memenuhi kebutuhan operasional Koperasi Merah Putih. Meski impor ini mendapat kontra dari beberapa pihak, namun PT Agrinas Pangan Nusantara mengungkapkan impor dilakukan karena kebutuhan akan pikap 4x4.
Di Indonesia, mayoritas pikap yang dijual untuk kebutuhan niaga menggunakan penggerak 4x2. Dari segi harga, pikap 4x2 juga lebih kompetitif. Pikap 4x4 dijual lebih mahal karena dibebankan pajak tinggi.
Baca Juga: Gaikindo Kecolongan, Barisan Kendaraan Komersial India Tembus Pasar Indonesia

Pikap 4x4 disebut cocok buat dipakai melintasi medan berat, umumnya di industri perkebunan dan tambang. Varian tersebut adalah Mahindra Scorpio pikap 4x4, tersedia dalam opsi single cabin dan double cabin.
Mobil tersebut dibekali mesin 4 silinder dan berkubikasi 2.200 cc, sudah memenuhi standar Euro 4. Konfigurasi ini menghasilkan tenaga 138 dk dan torsi puncak 320 Nm. Tenaga kemudian disalurkan ke roda melalui transmisi otomatis ataupun manual enam percepatan.
Scorpio pikap versi single cabin memiliki panjang 2.294 mm, lebar 1.520 mm dan tinggi 550 mm. Sementara tipe kabin gandanya berukuran 1.489 mm x 1.520 mm x 550 mm, keduanya punya ground clearance 210 mm.
Baca Juga: Bunuh Otomotif Lokal, Pemerintah RI Didesak Batalkan Impor Mobil india

Kabin Scorpio pikap telah dilengkapi AC sampai headunit 2 DIN. Fiturnya termasuk power window, soket pengisian daya 12 volt serta cruise control steering switch. Fitur dan perlengkapan keselamatan, Mahindra Scorpio Pik Up disematkan Dual Front Airbags, Crash Protection Crumple Zones serta Anti-lock Braking System alias ABS.
Dilansir dari laman resmi Mahindra Indonesia, harga Scorpio berdasarkan varian yang ditawarkan. Mahindra Scorpio Pik Up Single Cabin ditawarkan Rp 278 juta, sedangkan tipe Double Cabin setara Rp 318 juta.