KabarOto.com - Dengan kondisi jalanan yang padat dan penuh polusi, mayoritas pengguna mobil akan memiliki sirkulasi kabin mobilnya pada mode sirkulasi internal.
Artinya udara pada kabin hanya berputar dan berhembus kembali lewat kisi AC. Dengan udara yang sama, sedikit banyak tetap ada kotoran yang masuk ke dalam kabin, misal saat membuka pintu atau jendela.
Kemudian debu juga bisa berasal dari jamur dan bakteri akibat AC kotor atau kabin yang lembap, termasuk asap rokok bila kerap merokok di dalam mobil.
Baca Juga : VinFast Viper Seharga Rp22 Jutaan, Ini Spesifikasi Motor Listrik Tersebut
Di sini peran filter kabin sangat vital, untuk menjaga kebersihan udara dan kenyamanan berkendara. Dilansir laman resmi Nissan, letak filter kabin sangat tersembunyi, biasanya terpasang di balik dashboard.

Filter kabin ini bisa diakses melalui laci pada dashboard. Guna mengetahui letak filter kabin, bisa dengan membuka buku manual mobil Anda.
Filter kabin memiliki usia pakai, idealnya diganti setiap 10.000 km. Meskipun banyak yang mengatakan kalau filter kabin bisa dibersihkan dan tak perlu diganti.
Baca Juga : Bukan Nouvo & Kymco, Vespa Corsa Jadi Skutik Pertama di Indonesia
Namun yang perlu diingat, menghemat sekian rupiah tidak sebanding dengan mengorbankan kesehatan tubuh Anda sekeluarga. Toh harga sebuah filter kabin terhitung murah, untuk filter kabin biasa tak sampai Rp100.000.
Meski sudah ada filter kabin, bukan berarti Anda boleh mengabaikan kebersihan mobil. Usahakan selalu untuk tidak merokok di dalam mobil, jaga kebersihan AC, dan jaga tingkat kelembapan mobil supaya tidak ada polutan yang menempel.

