Mercedes-Benz Akan Kembali Gunakan Tombol untuk Aktifkan Fitur-Fitur

Bimo Hariyadi
Bimo Hariyadi
Selasa, 05 Mei 2026
Mercedes-Benz Akan Kembali Gunakan Tombol untuk Aktifkan Fitur-Fitur

Kokpit Mercedes-Benz (Foto: Mercedes)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Layar sentuh luas di kabin, saat ini mulai diadopsi oleh pabrikan mobil, baik itu Tiongkok, Eropa dan Jepang. Mereka anggap, sangat membantu bagi pemilik kendaraan mengaktifkan fitur-fitur yang ada. Namun belakangan, beberapa merek mulai kembali menggunakan tombil fisik. Salah satunya adalah Mercedes-Benz.

Mereka mendapatkan respons dari penggunanya terkait dominasi layar sentuh di kabin. Mereka menganggap, menyembunyikan berbagai fungsi penting ke dalam menu digital, bukan sousi dan tidak diseukai oleh semua konsumen.

Baca Juga: Mercedes-Benz eActros 600, Truk Listrik Sudah Beroperasi Komersial

Namun, pengembalian tombol untuk fitur-fitur tidak semua diubah, ada beberapa model-model baru yang tetap mempertahankannya. Langkah yang diambil oleh Mercedes-Benz ini berbeda dengan Audi dan Volkswagen.

Kedua merek tersebut lebih memperkecil layar infotainment untuk menghadirkan kembali kontrol fisik di kabin. Model terbaru seperti Mercedes-Benz GLC dan Mercedes-Benz C-Class akan tetap dibekali layar MBUX “Hyperscreen” berukuran 39,1 inci, melebar sepanjang dasbor.

Layar panjang yang ada di kabin Mercedes-Benz

Meski begitu, keduanya tetap dilengkapi tombol fisik, posisinya adan di depan pengisi daya nirkabel ganda. Kemudian juga pengembalian tombol dan sakelar konvensional di lingkar kemudi. Hal itu dikatakan Kepala penjualan Mercedes-Benz Mathias Geisen.

"Pelanggan memberi tahu kami dua tahun lalu, 'teman-teman, idenya bagus, tetapi itu tidak berhasil bagi kami', jadi kami mengubahnya dan membuatnya lebih analog," jelas Mathias Geisen, dilansir dari Autocar.

Menurut dia, ke depan, tombol fisik, sakelar, dan kenop putar dipertahankan dan akan menjadi bagian penting dalam desain interior Mercedes-Benz. Kombinasi teknologi layar serta kontrol fisik, dikatakan olehnya merupakan pendekatan terbaik untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

"Saya percaya pada layar, benar-benar yakin jika Anda ingin terhubung, harus membuat keajaiban itu bekerja di balik layar. Namun pada produk kami di masa mendatang, Anda akan melihat lebih banyak tombol fisik untuk fungsi-fungsi spesifik yang ingin diakses langsung oleh pelanggan melalui tombol fisik," tambahnya.

Dihadirkannya kembali tombol fisik merupakan hasil dari riset konsumen. Mercedes-Benz juga akan menghadirkan fitur personalisasi tampilan layar melalui wallpaper yang dapat disesuaikan.

Layar lebar penuh di dasbor memang dibuat untuk menghadirkan pengalaman digital yang familiar, karena pengguna kini sangat terbiasa dengan antarmuka smartphone. "Jika Anda ingin terhubung dengan pelanggan, Anda harus menemukan cara untuk menerjemahkan pengalaman digital ini dari ponsel Anda ke pelanggan," paparnya.

Baca Juga: Bos Mercedes F1: Regulasi Terbaru Merupakan Evolusi di F1 Miami 2026

Generasi terbaru GLC bakal menggunakan platform kendaraan listrik MB.EA, dijadwalkan meluncur pada kuartal keempat 2026. Generasi terbaru C-Class juga akan menggunakan platform yang sama, menurut rencana hadir lebih awal.

Tags:

#Mercedes-Benz CLA 260 L #Mercedes-Benz 300 #Mercedes-Benz GLC L

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan