KabarOto.com - Industri otomotif Indonesia menunjukkan performa positif sepanjang April 2026. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil nasional secara wholesales (pabrik ke diler) berhasil menembus angka 80.776 unit.
Angka ini mencatatkan kenaikan hingga 31,8% dibandingkan Maret 2026. Lonjakan ini dipicu tingginya permintaan pasar pasca libur Lebaran serta mulai stabilnya distribusi unit ke berbagai daerah.
Baca Juga: Gaikindo Targetkan Penjualan Mobil 850 RIbu Unit di Tahun 2026
Grup Astra masih mendominasi peta persaingan. Toyota tetap kokoh di posisi pertama dengan distribusi sebanyak 25.686 unit, menguasai hampir 30% pangsa pasar nasional. Di posisi kedua, Daihatsu membuntuti dengan raihan 13.399 unit.
Sementara itu, Suzuki berhasil mengamankan posisi ketiga dengan 7.160 unit, disusul Mitsubishi yang mencatatkan penjualan sebanyak 5.183 unit.

Fenomena menarik terlihat pada agresivitas merek asal Tiongkok. BYD secara mengejutkan merangsek ke posisi 5 besar dengan penjualan 4.625 unit. Jika menilik data retail (diler ke konsumen), performa BYD bahkan lebih impresif dengan angka melampaui 6.000 unit, menandakan tren kendaraan listrik semakin diterima luas.
Tak hanya BYD, merek pendatang baru Jaecoo juga mulai menunjukkan taringnya dengan masuk ke posisi 7, menggeser beberapa pemain lama seperti Honda dan Isuzu dalam daftar distribusi wholesales April 2026.
Baca Juga: Penjualan Mobil Maret 2026 Turun, BYD Masuk Lima Besar
Berikut Daftar 10 Merek Mobil Terlaris (Wholesales) April 2026:
- Toyota: 25.686 unit
- Daihatsu: 13.399 unit
- Suzuki: 7.160 unit
- Mitsubishi: 5.183 unit
- BYD: 4.625 unit
- Mitsubishi Fuso: 3.569 unit
- Jaecoo: 3.219 unit
- Isuzu: 2.469 unit
- Honda: 2.363 unit
- Hino: 1.752 unit.
Daftar 10 Merek Mobil Terlaris (Retail) April 2026:
- Toyota: 23.008 unit
- Daihatsu: 12.300 unit
- BYD: 6.274 unit
- Suzuki: 5.965 unit
- Mitsubishi: 5.132 unit
- Honda: 3.515 unit
- Mitsubishi Fuso: 3.452 unit
- Jaecoo: 3.009 unit
- Isuzu: 1.896 unit
- Wuling: 1.578 unit