Meri Asti Puspitasari, Lady Biker Komunitas Kawanabe

Alif Sowandono
Alif Sowandono 29 Mar 2016 - 12:38
Meri Asti Puspitasari, Lady Biker Komunitas Kawanabe
Meri Asti Puspitasari, Lady Biker Komunitas Kawanabe (foto : dok pribadi)

Medan terjal yang diapit jurang merupakan hal yang membuatnya selalu ingin riding bersama motornya. Namun ia tidak lupa untuk selalu safety riding untuk keselamatannya selama riding. Meri Asti Puspitasari merupakan Lady Biker dari komunitas Kawanabe Jakarta yang bernaung di Kawasaki Ninja Indonesia (KNI). Sejak SD ia sudah tertarik dengan motor. Apalagi Kawasaki Ninja yang memiliki body sporty.

Lady biker yang akrab disapa Meri ini sudah menghabiskan uang sekitar Rp10 juta untuk perawatan dan modifikasi. Dan motor itu sudah menemaninya keliling bersama teman-teman komunitas Kawanabe Jakarta atau dari Kawasaki Ninja Indonesia (KNI) sampai luar Jakarta "Saya seru kalau naik motor di medan terjal dengan tikungan yang kanan kirinya jurang. Itu yang memacu adrenaline karena butuh keberanian dan konsentrasi agar tetap selamat dan selalu safety," ujarnya.

Beberapa tempat seperti Bandung, Bogor, Lampung, Pangandaran, Sawarna Sukabumi, Purwokerto pernah ia datangi saat touring. Ia pun memiliki tempat inpuan untuk disinggahi bersama motor Ninjanya. "Tempat tujuan touring impian saya itu Lombok dan Bali karena tempatnya indah sembari bisa berwisata dan bertemu kawan satu aspal yang klub nya ad di sana," paparnya.

Meri pun punya niat untuk mengganti motornya dengan kuda besi impiannya. "Sebenarnya saya ada niat untuk ganti motor, motor impian saya itu ZX 636. Saya pengen motor itu karena pas pameran motor itu memiliki 4 silinder dan suara motor itu benar-benar bikin saya jatuh hati terutama larinya," katanya.

Impiannya yang belum tercapai adalah membesarkan nama forumnya sebagai kumpulan Lady Biker yang berada di bawah naungan KNI (Kawasaki Ninja Indonesia) dr beberapa klub di seluruh wilayah indonesia. "Agar LB KNI bisa di kenal banyak orang dan bisa touring kemana saja bersama-sama dan tidak hanya di kenal di KNI saja," harap Meri.

Baca juga :