Mimpi F1 Afrika Selatan 2027 Kandas, Fokus Beralih ke 2028-2029

Dian Tami Kosasih
Dian Tami Kosasih
Kamis, 05 Februari 2026
Mimpi F1 Afrika Selatan 2027 Kandas, Fokus Beralih ke 2028-2029

Mimpi F1 Afrika Selatan 2027 Kandas (Autoevolution)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Harapan penggemar jet darat untuk melihat kembali balapan Formula 1 di Afrika pada tahun 2027 resmi tertunda. Menteri Olahraga, Seni, dan Budaya Afrika Selatan, Gayton McKenzie, mengakui bahwa negara tersebut belum siap untuk menjadi tuan rumah Grand Prix di tahun depan.

Dalam pernyataannya, McKenzie mengakui bahwa pihaknya telah meremehkan kompleksitas dan persyaratan yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan ajang balap sekelas F1. Padahal sebelumnya, ia sangat optimis bisa membawa F1 kembali ke Sirkuit Kyalami pada kalender balap 2027.

Baca Juga: Lebih Detail Williams FW48 Sesuai Regulasi F1 2026

Penyebab Utama Penundaan

Meski Sirkuit Kyalami sudah dianggap 90% siap, peningkatan infrastruktur untuk mendapatkan sertifikasi Grade 1 dari FIA (seperti area run-off, sistem pagar pengaman, dan drainase) masih memerlukan waktu dan biaya besar, yakni mencapai $5-10 juta.

Kalender F1 saat ini sudah sangat padat dengan 24 balapan, dan banyak sirkuit lain (seperti Portugal dan Belgia) yang sudah memiliki kontrak kuat atau model rotasi untuk tahun 2027.

Melihat hal tersebut, pemerintah kini menunjuk tim ahli untuk menyusun proposal lebih kuat guna mengamankan slot pada tahun 2028 atau 2029.

Meskipun gagal untuk tahun 2027, ambisi Afrika Selatan tidak padam. McKenzie menegaskan bahwa F1 terus membimbing mereka dalam proses persiapan. Fokus utama saat ini adalah memastikan Sirkuit Kyalami memenuhi standar FIA secara sempurna dan menyiapkan penawaran yang tidak bisa ditolak oleh manajemen Formula 1.

Baca Juga: Atlassian Williams F1 Team Ungkap Tampilan FW48

Afrika Selatan terakhir kali menjadi tuan rumah F1 pada tahun 1993. Kembalinya balapan ke sana sangat didukung oleh para pebalap bintang seperti Lewis Hamilton dan Max Verstappen yang vokal menyuarakan agar F1 kembali ke Benua Afrika.

Penundaan ini menunjukkan betapa tingginya standar yang ditetapkan oleh Liberty Media (pemilik F1) bagi setiap tuan rumah baru. Selain kesiapan sirkuit, faktor logistik dan stabilitas finansial menjadi kunci utama mengapa Afrika Selatan memilih untuk mundur selangkah demi lompatan lebih pasti di tahun 2028.

Tags:

#F1 Atau Formula 1 #F1 2027 #Jadwal F1

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan