BMW iNEXT Siap Masuk Jalur Produksi

Enrico
Enrico 19 Jan 2018 - 13:15
BMW iNEXT Siap Masuk Jalur Produksi
BMW iNEXT Siap Di Produksi (Carscoops)

KabarOto.com - Kendaraan listrik kini menjadi tujuan utama pabrikan mobil di seluruh dunia, termasuk BMW yang merencanakan membuat konsep terbaru yang akan diproduksi massal.

Dikutip dari Carscoops, Jumat (19/1/2018), mobil tersebut diberi nama iNEXT yang akan diluncurkan tahun depan dalam bentuk SUV.

"Ini sangat penting," kata Alexander Kotouc, Manajer Produk untuk Divisi BMW i. "iNEXT akan lebih baik dari model X5. Model ini memiliki interior yang sama sekali berbeda dan dapat menampung lima orang."

Baca Juga: BMW Beberkan 10 Produk Terbaru Akan Hadir di Indonesia

Konsep ini belum pernah terlihat sebelumnya, namun dibuat untuk menghasilkan versi produksi diluncurkan tahun 2021.

Berdasarkan sebuah arsitektur umum terbaru yang akan mendukung selusin kendaraan listrik baru yang berasal dari pabrikan mobil Bavaria itu, akan hadir 2025. Di antaranya yang pertama adalah sedan i5 yang dirancang Vision Dynamics, konsep serta dipamerkan di Frankfurt Motor Show 2017.

Platform ini dirancang untuk mengakomodasi berbagai macam powertrains listrik, mulai dari 134 daya kuda sampai 443, dengan baterai dari 60 kWh sampai 120, dan jarak tempuh dari 280 mil menjadi 435 mil. Dengan menggunakan motor listrik di kedua as roda, bisa menghasilkan tenaga 800 hp.

iNEXT diharapkan dapat menggabungkan kemampuan otonom tingkat 3, yang memungkinkan kendaraan beroperasi secara otonom sepanjang waktu dan pengemudi dapat mengambil alih bila diperlukan.

Pabrikan saat ini sedang mengerjakan pengembangan teknologi yang diperlukan dengan operasi pemetaan digital hasil kerja sama Daimer dan Volkswagen serta Nokia dan Mobileye milik Intel.

"Kami akan melihat apa yang kami yakini sebagai kemampuan otonom penuh pertama," kata Kepala Penjualan dan Pemasaran BMW, Ian Roberton.

"Ada banyak orang yang berbicara tentang mengemudi otonom saat ini, tapi pertama-tama teknologinya tidak cukup kuat dan masih perlu waktu penyempurnaan."

Editor : ballian