Nissan Kembangkan Teknologi Berkendara dengan Sinyal Otak

Bimo Hariyadi
Bimo Hariyadi 05 Jan 2018 - 11:19
Nissan Kembangkan Teknologi Berkendara dengan Sinyal Otak
Nissan kembangkan teknologi baru yang diberi nama Brain-to-Vehicle atau B2V. (Foto: NissanNews.com)

KabarOto.com - Nissan kembangkan teknologi baru yang diberi nama Brain-to-Vehicle atau B2V. Teknologi ini dapat menghubungkan kendaraan dengan pikiran. Teknologi ini akan memungkinkan pengemudi mengebndarai mobil dengan pikiran yang ada diotaknya, tanpa harus menggunakan tangan dan kaki untuk bisa menjalankannya.

Nissan menurut rencana akan memamerkan teknologi ini di Consumer Electronics Show 2018. Daniele Schillaci, Nissan Executive VP menjelaskan, orang yang berpikir tentang mobil otonom tetap menyerahkan kontrol kepada mesin. Tapi Nissan, menurutnya memiliki teknologi B2V dimana dapat berkendara yang nyaman dan menyenangkan dengan menggunakan sinyal otak.

Teknologi ini akan bekerja dengan Prediksi dan Deteksi. Prediksi menangkap tanda-tanda bahwa otak pengemudi akan mulai digerakan. B2V membantu pengemudi melakukan hal tersebut lebih cepat.

(Baca Juga: Nissan Akan Pamerkan Mobil Dan Teknologi Masa Depan)

Sementara untuk Deteksi, sistem dapat mengevaluasi kenyamanan pengemudi dan mengubah konfigurasi gaya mengemudi ketika mode otonom diaktifkan. Dengan demikian maka cara mengemudi mobil otonom akan membuat nyaman pengemudi. Senior Researcher fot Nissan Research Center, Japan Dr. Lucian Gheorghe mengatakan, Teknologi ini berpotensi untuk masa depan dan akanmenjadi teknologi unggulan Nissan.

Uji coba akan dilakukan oleh pengendara yang akan menggunakan alat yang dapat mendetksi aktivitas di otak. Kemudian aktivitas akan dialisis dengan sistem otonom yang dapat melakukan tindakan seperti memutar setir atau memperlambat kendaraan. Sistem ini lebih cepat 2,2-0,5 detik lebih cepat dari pengemudi.

Editor : bimo