KabarOto.com - Nissan menyiapkan pikap elektrifikasi yang berpotensi menjadi penantang serius pesaingnya. Nissan Navara Pro PHEV, mobil pikap kabin ganda ini mengandalkan mesin bensin turbo dan motor listrik dengan tenaga gabungan awal mencapai 300 kW atau sekitar 402 PS serta torsi 800 Nm.
Nissan mengonfirmasi Navara Pro PHEV ditujukan untuk pasar Australia dan Selandia Baru pada 8 Oktober 2026. Model ini dijadwalkan masuk pasar pada 2027 dan menjadi pikap elektrifikasi pertama Nissan secara global.
Menariknya, Navara Pro PHEV bukan sekadar pikap bermesin bensin yang ditambahkan motor listrik. Nissan mengembangkan spesifikasi khusus untuk kebutuhan menarik beban, mengangkut barang, dan menghadapi medan berat.
Spesifikasi Nissan Navara Pro PHEV 2027
Nissan Navara Pro PHEV untuk Australia menggunakan mesin turbo 2.000 cc yang dipadukan dengan motor listrik. Motor listrik tersebut terintegrasi dengan transmisi otomatis 8-percepatan.

Kombinasi sistem penggerak tersebut menghasilkan tenaga gabungan awal 300 kW atau sekitar 402 dk, dengan torsi mencapai 800 Nm. Namun, angka tersebut masih bersifat sementara dan menunggu proses homologasi final.
Pemilihan mesin 2.000 cc dilakukan setelah Nissan menguji pilihan sistem PHEV 1.500 cc dan 2.000 cc. Untuk pasar Australia dan Selandia Baru, mesin yang lebih besar dipilih dengan mempertimbangkan kebutuhan performa saat menarik beban, membawa muatan, serta berkendara dalam waktu lama.
Nissan Navara Pro PHEV Bisa Menarik Beban 3,5 Ton
Meski menggunakan teknologi plug-in hybrid, Nissan tetap menekankan kemampuan kerja Navara Pro PHEV.
Pikap ini dibekali sistem penggerak empat roda mekanis atau 4x4 dan kemampuan pengunci diferensial. Nissan menargetkan kapasitas angkut hingga 1.000 kg serta kapasitas towing dengan rem mencapai 3.500 kg.
Baca Juga: BYD Sealion 8 vs Sealion 7, yang Lebih Mahal Belum Tentu Lebih Kencang
Untuk menghadapi beragam kondisi jalan, tersedia empat mode berkendara, yakni Eco, Standard, Sport dan Slippery. Selain itu, terdapat tujuh mode medan yang mencakup Standard, Deep Snow, Mud, Sand, Rock, Wading dan Expert.
Ada Fitur V2L, Kapasitas Baterai Belum Diumumkan
Salah satu fitur menarik Nissan Navara Pro PHEV adalah Vehicle-to-Load (V2L). Teknologi ini memungkinkan energi dari baterai kendaraan digunakan untuk menyuplai listrik ke perangkat eksternal, misalnya peralatan kerja atau perlengkapan berkemah yang kompatibel.

Namun, Nissan belum mengungkap kapasitas baterai maupun jarak tempuh saat menggunakan tenaga listrik saja. Informasi mengenai harga, perlengkapan lengkap, serta spesifikasi final juga akan diumumkan mendekati peluncuran di Australia dan Selandia Baru pada 2027.
Nissan Navara Pro PHEV Diuji Ketat
Nissan Navara Pro PHEV dikembangkan melalui kolaborasi tim Nissan di Australia, Jepang dan China. Lima kendaraan pengembangan dan prototipe telah digunakan dalam program pengujian lokal dengan total jarak tempuh lebih dari 20.000 km.
Pengujian tersebut mencakup sistem penggerak, suspensi, kalibrasi fitur bantuan pengemudi, mode berkendara, ban, pengunci diferensial, kemampuan towing dan performa saat membawa muatan.
Baca Juga: Geely Punya Senjata Baru, Sistem PHEV Bertenaga 1.113 Dk dan Torsi Roda 4.920 Nm
Nissan menegaskan bahwa versi Oseania bukan sekadar model global yang langsung dipasarkan tanpa penyesuaian. Hasil evaluasi kondisi setempat turut menentukan pemilihan mesin 2.000 cc dan penyetelan kendaraan.
Secara global, model ini dikenal sebagai Nissan Frontier Pro di sejumlah pasar, sedangkan nama Navara Pro digunakan untuk pasar Oseania. Nissan mengembangkan dan memproduksinya di Tiongkok melalui Zhengzhou Nissan untuk kebutuhan ekspor global.