KabarOto.com - Nissan Motor Co., Ltd. secara resmi mengonfirmasi hadirya generasi ke-14 dari sedan sport legendaris mereka, Nissan Skyline (kode bodi V38). Siap melakukan debut perdana pada Desember 2026, mobil terbaru ini diklaim memiliki beragam keunggulan.
Chief Executive Officer Nissan, Ivan Espinosa menegaskan, proses pengembangan generasi terbaru Skyline hanya memakan waktu 26 bulan. Angka tersebut terhitung sangat cepat, mengingat generasi terdahulu membutuhkan siklus riset dan pengembangan hingga 55 bulan.
Meski menggunakan Artificial Intelligence (AI) untuk rekayasa dan produksi di berbagai tahap, efisiensi alur kerja diklaim mengadopsi standar serta protokol operasional baru yang dipelajari pabrikan dari kemitraan usahanya di Tiongkok.
Spesifikasi Mesin Nissan Skyline V38
Dari sektor jantung pacu, Nissan V38 menanggalkan mesin 4-silinder turbo buatan Mercedes-Benz yang sempat digunakan pada masa awal V37. Generasi terbaru ini akan menggunakan dapur pacu buatan sendiri, yakni 3.000 cc V6 Twin-Turbo (VR30). Mesin ini diklaim mampu menyemburkan tenaga hingga 400 dk.
Baca Juga: Nissan Akan Hidupkan Pixo sebagai Mobil Listrik Murah

Sistem pemindah daya hadir dalam dua opsi transmisi, yaki manual 6-percepatan dan otomatis 9-percepatan dengan penggerak roda belakang (RWD). Selain varian pemakaran internal (ICE), Nissan juga mengevaluasi penerapan opsi powertrain hybrid untuk varian mendatang.
Meski tetap mempertahankan struktur platform Front-Midship (FM) RWD yang legendaris, pabrikan juga memberikan pembaruan teknis secara menyeluruh agar memenuhi regulasi emisi serta standar keselamatan global.
Penggunaan konfigurasi Front-Midship menempatkan posisi mesin lebih ke belakang dari poros roda depan guna menghasilkan distribusi bobot seimbang dan manuver berkendara presisi.
Terinspirasi Nissan Hakosuka
Tampilan eksterior Nissan Skyline V38 dirancang sebagai bentuk penghormatan bagi sejarah panjang model ini, karena telah memasuki usia 70 tahun sejak pertama kali diperkenalkan oleh Prince Motor Company pada 1957.
Baca Juga: Galloper Hidup Lagi, Merek Spanyol Itu Kini Pakai Basis Nissan

Fasia depan V38 mengadopsi lampu utama bulat modern, dipadu lekukan spakbor tegas. Desain ini merujuk langsung pada gaya klasik Nissan Skyline GT-R era C10 atau yang populer dengan julukan Hakosuka.
Di sektor keselamatan dan kecerdasan berkendara, mobil ini dibekali teknologi berbasis AI terbaru melalui sistem ProPILOT L2++. Perangkat keras (hardware) yang terpasang siap mendukung kemampuan kemudi otonom hingga Level 4 di masa depan.
Nissan Skyline V38 bakal dirakit lokal di pabrik Tochigi, Jepang. Platform V38 juga diproyeksikan sebagai basis perubahan bagi penerus Infiniti Q50 yang dijadwalkan meluncur untuk pasar global pada paruh kedua 2027.