Pecco Bagnaia dan Ducati Corse Resmi Berpisah di Penghujung Musim MotoGP 2026

Kusnadi Chahyono
Kusnadi Chahyono
Rabu, 24 Juni 2026
Pecco Bagnaia dan Ducati Corse Resmi Berpisah di Penghujung Musim MotoGP 2026

Francesco Bagnaia akan tinggalkan kursi Ducati akhir musim MotoGP 2026

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Kabar mengejutkan datang dari panggung MotoGP. Setelah delapan musim penuh romansa, air mata, dan kejayaan, duet maut Francesco "Pecco" Bagnaia dan Ducati Corse dipastikan bakal bubar jalan pada akhir musim 2026.

Pengumuman resmi ini menyudahi spekulasi panjang mengenai masa depan sang pembalap utama tim merah. Seri penutup di Valencia GP mendatang bakal menjadi momen emosional terakhir bagi Pecco untuk menunggangi motor pabrikan Ducati Lenovo Team.

Perjalanan panjang yang dimulai sejak 2019 ini bukanlah cerita biasa. Datang sebagai rookie belia berbakat, Pecco berhasil bertransformasi menjadi tulang punggung pengembangan Desmosedici GP.

Baca Juga: Ban Pirelli MotoGP 2027 Mulai Diuji di Brno, Siap Sambut Era 850cc

Kerja keras tiada henti dari tim teknis legendaris Borgo Panigale yang dikawinkan dengan talenta murni Pecco, sukses melahirkan monster lintasan yang mendominasi grid modern MotoGP dalam beberapa tahun terakhir.

Puncak dari dongeng indah ini terjadi pada musim 2022, saat Pecco menyudahi puasa gelar juara dunia pembalap Ducati selama 15 tahun sejak era Casey Stoner di 2007.

Franceso Bagnaia
Banyak kemenangan disuguhkan ke Ducati

'Il Pinturicchio'

Tidak mandek sampai di sana, dominasi mereka berlanjut dengan mempertahankan gelar juara dunia di musim 2023. Hingga saat ini, statistik mencatat kombinasi Pecco dan Ducati telah menorehkan 31 kemenangan, 62 podium, dan 28 pole position, menjadikannya pembalap tersukses dalam sejarah pabrikan Bologna tersebut.

CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali, mengungkapkan rasa kehilangan sekaligus apresiasi mendalamnya untuk sang pembalap ikonik. Baginya, Pecco bukan sekadar juara di atas kertas, melainkan sosok yang mengembalikan marwah dan identitas Ducati di puncak tertinggi balap motor dunia setelah melewati masa-masa sulit restrukturisasi tim.

Pecco telah menuliskan beberapa bab paling tak terlupakan dalam sejarah Ducati. Gaya balapnya yang bersih dan elegan, saya suka menyebutnya 'Il Pinturicchio',serta sportivitasnya di lintasan membuat para Ducatisti jatuh cinta. Beberapa musim terakhir memang penuh tantangan secara sportivitas dan teknis, namun saya yakin Pecco akan memberikan segalanya hingga hari terakhirnya mengenakan warna merah,

ujar Claudio Domenicali.
Franceso Bagnaia
Komitmen Pecco hingga akhir musim MotoGP 2026 untuk berikan kemenangan

Senada dengan sang CEO, General Manager Ducati Corse, Luigi "Gigi" Dall'Igna, juga merefleksikan kedekatan emosionalnya dengan rider nomor 1 tersebut.

Gigi mengakui bahwa membangun proyek juara di sekeliling Pecco adalah salah satu keputusan terbaik dalam karier profesionalnya, meski kini mereka harus menerima kenyataan bahwa siklus kebersamaan ini telah mencapai garis finis.

Pecco adalah salah satu pembalap yang langsung memercikkan kecocokan dengan kami sejak awal. Kami membangun proyek besar bersamanya karena dia cepat dan cerdas. Hubungan kami didasarkan pada rasa terima kasih, kepercayaan, dan rasa hormat yang mendalam. Dalam sebuah hubungan, memang tidak selalu mudah untuk menyadari kapan sebuah siklus telah berakhir dan perubahan diperlukan,

ungkap Gigi Dall'Igna.

Komitmen Pecco Bagnaia

Meskipun pengumuman perpisahan ini terasa berat bagi para penggemar setia, Pecco Bagnaia menegaskan komitmennya untuk tidak kendor sedikit pun di sisa balapan musim ini. Baginya, Ducati akan selalu menjadi bagian terbesar dalam hidupnya, tempat di mana impian masa kecilnya untuk menjadi juara dunia dengan motor Italia berhasil menjadi kenyataan.

Baca Juga: Marc Marquez Resmi Perpanjang Kontrak dengan Ducati hingga 2028

Ini adalah delapan tahun yang luar biasa, tempat di mana saya bertumbuh bukan hanya sebagai pembalap, tapi juga sebagai manusia. Menunggangi Desmosedici GP adalah impian saya sejak kecil, dan meraih dua gelar juara dunia bersama tim ini adalah sesuatu yang takkan pernah saya lupakan. Kami masih memiliki sisa musim 2026, dan saya berjanji akan memberikan 100 persen kemampuan saya untuk menutup babak indah ini dengan hasil tertinggi bersama seluruh tim,

tegas Francesco Bagnaia.

Sebelum benar-benar berpisah di seri Valencia, para fans masih bisa menemui dan memberikan salam perpisahan langsung kepada Pecco di acara tahunan World Ducati Week yang akan digelar pada 3-5 Juli mendatang di Sirkuit Misano.

Pecco dijadwalkan tetap tampil memacu Panigale V4 dalam ajang eksklusif Lenovo Race of Champions, sekaligus menjadi momen selebrasi kedekatan terakhirnya bersama komunitas Ducatisti dunia.

Tags:

#Francesco Bagnaia #Stefano Domenicali #Gigi Dall’Igna #Ducati Corse

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan