Pemprov Jatim Segera Segera Fungsikan Tol Moker Dan Sumo Guna Antisipasi Arus Mudik Lebaran

Pemprov Jatim Segera Segera Fungsikan Tol Moker dan Sumo Guna Antisipasi Arus Mudik Lebaran Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo). Foto: Istimewa

Kabaroto.com - Untuk kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 1438 Hijriyah di Jawa Timur (Jatim), Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan memfungsikan satu ruas jalan tol Mojokerto-Kertosono (Moker) dan tol Surabaya - Mojokerto (Sumo) untuk dua arah.

Dua ruas jalan tol yang sebagian pengerjaannya masih dikebut untuk dirampungkan itu akan difungsikan satu jalur dari arah Surabaya - Kertosono, Kabupaten Nganjuk pada arus mudik, dan dari arah Kertosono-Surabaya untuk arus balik Lebaran.

Saat ini, pembangunan tol Moker dan tol Sumo yang merupakan bagian proyek jalan tol trans-Jawa yang menghubungkan Jakarta-Surabaya sedang dikebut.

“Para pekerja proyek kita kebut untuk menyelesaikan pembangunan fisik dua proyek tol itu agar bisa difungsikan untuk jalur mudik dan balik Lebaran,” ujar Kepala Dinas Perhubungan-LLAJ Jatim Wahid Wahyudi yang dihubungi wartawan melalui Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub)- LLAJ Jatim, Isa Ansori, Senin (8/5).

Dikemukakan, sebagaimana informasi dari PT Marga Harjaya Infrastruktur (PT MHI), selaku pelaksana proyek pembangunan tol Moker-Sumo, bahwa panjang ruas tol Moker yang membentang dari Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang hingga Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto tidak kurang dari 40,5 kilometer (km).

Pembangunan tol Moker itu sendiri menurut dia, terbagi menjadi empat seksi, meliputi Seksi-1 panjang 14,7 km mulai Bandar Kedungmulyo-Jombang; Seksi-2 panjang 19,9 km Jombang-Mojokerto Barat, dan Seksi-3 mulai Mojokerto Barat -Mojokerto Utara dengan panjang 3 km.

Pimpinan Proyek (Pimpro) Pembangunan Seksi-4 Tol Moker Didit Dwi Prasetiyo, sebelumnya mengemukakan, dari total empat seksi tol Moker yang dikerjakan PT MHI, baru dua seksi yang sudah selesai pembangunannya dan kini sudah beroperasi, yakni Seksi-1 dan Seksi-3.

Untuk Seksi-2 dan Seksi-4 masih tahap pengerjaan konstruksi dan sekitar 65% sudah dibeton. Seksi-4 dengan panjang jalan sekitar 0,9 km nantinya akan menghubungkan Kertosono di Kabupaten Nganjuk dengan Bandar Kedungmulyo yang ada di Kabupaten Jombang, merupakan koneksi penghubung dengan tol Solo.

Untuk Seksi-2 dan 4 kini sedang dikebut pengerjaannya karena akan difungsikan untuk arus mudik dan balik Lebaran. Untuk Seksi 2 tol Moker, konstruksinya kurang sekitar 5 km dari total panjang 19,9 km.

Menurut target, minggu pertama Juni pekerjaan fisik rampung dan bisa difungsikan walaupun mungkin belum 100%.

Sementara itu menurut Direktur Teknik dan Operasi PT Jasamarga Surabaya Mojokerto, Ari Wibowo, yang dikonfirmasi terpisah mengatakan, proyek tol Sumo juga belum selesai 100%. Namun, hal itu akan diupayakan bisa difungsikan untuk arus mudik Lebaran 2017.

“PT Jasamarga Surabaya Mojokerto selaku pengelola tol Sumo sedang ngebut pekerjaan untuk persiapan jalur mudik. Total panjang Tol Sumo 36,27 km mulai Waru sampai Mojokerto yang terbagi lima seksi,” kata Ari.

Untuk bagian Seksi-1A menurut dia memiliki panjang 2,3 km dari WaruSepanjang; Seksi-1B sepanjang 4,3 km dari SepanjangWestern Ring Road (WRR); Seksi-2 sepanjang 5,1 km mulai WRR-Driyorejo, dan Seksi-3 sepanjang 6,1 km mulai Driyorejo-Krian, serta Seksi-4 memiliki bagian terpanjang sekitar 18,47 km mulai Krian-Mojokerto.

Dari lima seksi itu, baru dua seksi yang sudah selesai dan dioperasikan baru seksi 1A dan seksi 4.

Sementara itu kini sedang diupayakan pembangunan di Seksi-1B, Seksi-2, dan Seksi-3, bisa sambung selambat-lambatnya Juni mendatang agar bisa difungsikan sebagai bagian dari fasilitas jalur mudik Lebaran di Jatim, tandas Ari Wibowo.