Penjualan Mobil Bensin Semakin Tergerus, Kini Tersisa 49 persen

Rabu, 07 Oktober 2026
Penjualan Mobil Bensin Semakin Tergerus, Kini Tersisa 49 persen

Ilustrasi pengisian BBM.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KabarOto.com - Mobil dengan mesin bensin murni untuk pertama kalinya menyumbang kurang dari separuh penjualan mobil baru secara global. Data Mobility Global menunjukkan, pangsa mobil bensin murni turun menjadi 49 persen pada semester pertama 2026.

Penurunan tersebut menjadi perubahan signifikan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Pada 2021, mobil bensin murni masih menguasai sekitar 73 persen pasar global. Artinya, pangsanya telah merosot 24 persen hanya dalam waktu lima tahun.

Penjualan Mobil Bensin Menurun di 2026

Secara volume, penjualan mobil bensin murni sepanjang Januari-Juni 2026 mencapai sekitar 20,25 juta unit, turun 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pangsa pasarnya juga turun dari 52 persen menjadi 49 persen.

Di saat yang sama, mobil hybrid konvensional mencatat pertumbuhan 10 persen menjadi sekitar 7,27 juta unit atau 18 persen pasar. Sementara mobil listrik berbasis baterai (BEV) tumbuh 12 persen menjadi 6,87 juta unit dengan pangsa 17 persen.

Baca Juga : Porsche 992.2 Turbo S Cabriolet Hasil Modifikasi Mansory, Hadirkan Program Softkit

Peralihan tersebut paling terasa di Tiongkok dan Eropa. Penjualan mobil bensin murni di China turun 26 persen, sedangkan Eropa mengalami penurunan hingga 13 persen.

Imbas Kenaikan Harga BBM

Kenaikan harga bahan bakar akibat gejolak geopolitik juga ikut mendorong konsumen mencari kendaraan dengan biaya operasional lebih rendah. Kondisi ini membuat hybrid dan mobil listrik semakin menarik, meski pertumbuhan BEV tidak seragam di setiap wilayah.

Baca Juga : Shelby GT500 Signature Edition Tenaga Capai 800 Dk

Namun, angka 49 persen tersebut tidak berarti mayoritas mobil baru dunia sudah sepenuhnya bebas mesin pembakaran. Jika kendaraan hybrid, plug-in hybrid, diesel, dan jenis kendaraan bermesin lainnya turut dihitung, sekitar 83 persen mobil baru yang terjual pada semester pertama 2026 masih memiliki mesin pembakaran.

Namun tren tersebut menunjukkan posisi mobil bensin murni sebagai pilihan utama konsumen global, mulai tergeser secara signifikan oleh teknologi elektrifikasi.

Tags:

#Harga Bensin 2026 #Harga Bensin #Bensin
Google
Tambahkan Kabaroto.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang

Bagikan

Berita Terkait

Bagikan