Penuhi Kebutuhan Oli Domestik Dan Ekspor, Idemitsu Tambah Pabrik Di Cikarang

Penuhi Kebutuhan Oli Domestik dan Ekspor, Idemitsu Tambah Pabrik di Cikarang Ilustrasi oli Idemitsu

KabarOto.com - Industri pelumas di dalam negeri sepertinya terus menunjukkan geliat positifnya, hal itu dibuktikan melalui adanya beberapa penambahan penanaman modal pada sektor tersebut.

Terbaru, PT Idemitsu Lube Techno Indonesia (ILTI) baru saja meresmikan pabrik keduanya di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (7/11). Sebelumnya, PT ILTI telah mengucurkan dananya sebesar USD18 juta untuk mendirikan pabrik pertamanya di Karawang, Jawa Barat, yang beroperasi sejak tahun 2015.

Baca Juga: Brio Masih Menjadi Jagoan Penjualan Honda Di Semester Ke-2 Tahun 2019

kabarnya, pabrik baru di atas lahan seluas 8 hektare dengan nilai investasi USD52 juta atau senilai Rp 729 miliar tersebut, bakal memproduksi produk pelumas sebanyak 65.000 Kiloliter (Kl) per tahun untuk kebutuhan otomotif maupun sektor industri.

Peresmian pabrik kedua

Sedangkan, pabrik di Karawang menghasilkan 50.000 Kl per tahun. "Jadi, total kapasitas produksi pelumas dari Idemitsu di Indonesia mencapai 115.000 Kl per tahun," ujar Muhammad Khayam Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKFT) Kementerian Perindustrian.

Lebih lanjut Khayam mengatakan bahwa pemerintah mendukung langkah yang dilakukan oleh Idemitsu. "Di tengah perlambatan ekonomi dunia, masih ada sejumlah investasi dan ekspansi sektor industri di Indonesia," katanya dalam keterangan resmi yang diterima kabarOto.

Penuhi kebutuhan dalam negeri dan ekspor

Sementara itu, Presiden Direktur PT. ILTI Toshiki Ikeda menjelaskan alasannya membangun pabrik kedua di Cikarang, yaitu karena pertumbuhan ekonomi di Indonesia cukup stabil.

Baca Juga: Service Mobil Di CARfix Lebak Bulus Dapat Oli Gratis

"Ekonomi Indonesia mampu tumbuh di tengah keadaan saat ini, sehingga perusahaan percaya bisnis di Indonesia akan bertumbuh bagus. Ini juga menjadi alasan kapasitas produksi ditambah di pabrik baru ini," paparnya.

Ikeda menyampaikan, pihaknya akan memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor. "Tetapi kami masih terkonsentrasi untuk pasar di Indonesia, 92% sampai 93%. Sedangkan, sisanya 7% sampai 8% akan dipasarkan ke luar negeri," sebutnya.

Beberapa negara tujuan distribusi pelumas Idemitsu, antara lain ke Asia Tenggara, Australia, Timur Tengah, dan Rusia. Adapun komposisi target pasarnya, yakni 70% ke pabrikan atau industri otomatif dan 30% untuk purna jual.

Berita Terkait

Berita Terkait