Pertamina Akan Cabut Logo Di Mobil F1 Tim Manor Racing

Pertamina Akan Cabut Logo di Mobil F1 Tim Manor Racing Pertamina siap cabut logo nya di mobil balap F1 Tim Manor Racing jika Rio Haryanto tidak menjadi pembalap utama di Tim. (Foto: Istimewa)

Seiring nasib pembalap Rio Haryanto yang akhirnya dicadangkan oleh tim Manor Racing dalam sisa ajang F1 pada tahun ini, Pertamina pun mengungkapkan akan mencabut logo Pertamina dari mobil F1 milik tim Manor jika Rio Haryanto tidak jadi pembalap utama dalam seri balapan yang tersisa.

"Kita ingin branding Pertamina bersanding dengan atlet muda Indonesia sebagai main driver. Nah kalau memang atlet kita Rio Haryanto tidak menjadi main driver, tentunya logo Pertamina tidak lagi sesuai untuk bisa ditampilkan di Manor Racing," jelas VP Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro kepada wartawan termasuk OG Indonesia di sela-sela ajang GIIAS 2016 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (11/08).

Wianda bahkan mengungkapkan bahwa dirinya sudah meminta agar logo Pertamina dicopot dari mobil Manor Racing. "Saya minta logo Pertamina itu hanya akan dipasang kalau pengemudinya adalah atlet muda Indonesia yaitu Rio Haryanto," tegasnya.

Seperti diketahui, setelah melakoni debut balapannya di F1 bersama tim Manor Racing selama setengah musim, Rio Haryanto akhirnya tersingkir dari kursi pembalap utama timnya karena persoalan dana. Rio pun harus bersiap untuk melakoni sisa musim F1 tahun ini sebagai pembalap cadangan.

"Menurut kami sebenarnya masa depan Rio di F1 masih terbuka lebar dan positif. Tinggal bagaimana mempertemukannya dengan tim yang benar-benar bisa mengembangkan potensi dia secara maksimal," ujar Wianda.

Di sisi lain, dikatakan Wianda, Pertamina yang telah mendukung pendanaan Rio Haryanto berlaga di F1 sebesar 5 juta Euro akan menimbang dengan sangat hati-hati jika diminta bantuan tambahan dana lagi. "Kalau diperlukan tambahan dana tentunya kita sebagai sponsor harus melakukannya dengan hati-hati," terangnya.

"Kalau ada tambahan dana tentunya kita juga ingin ada jaminan atau ada peningkatan prestasi Rio secara bertahap. Jadi jangan sampai di race-race berikutnya tidak ada peningkatan prestasi yang signifikan," pungkas Wianda.

Baca Juga: