KabarOto.com - Pirelli kembali menunjukkan komitmennya sebagai penyuplai ban tunggal kelas dunia dengan memperkenalkan inovasi terbaru pada seri ketiga FIM Superbike World Championship (WorldSBK) 2026.
Bertempat di TT Circuit Assen yang ikonik, pabrikan ban asal Italia ini resmi meluncurkan spesifikasi pengembangan terbaru berkode F0298. Kehadiran ban ini menjadi sorotan utama karena dirancang khusus untuk menghadapi karakteristik lintasan Assen yang teknis dengan perpaduan tikungan kecepatan rendah hingga tinggi.
Ban belakang soft pengembangan F0298 ini dihadirkan untuk memberikan nilai lebih pada sisi stabilitas dan konsistensi performa.
Menurut Pirelli, fokus utama dari F0298 adalah memastikan para pebalap dapat mempertahankan kecepatan maksimum tanpa kehilangan daya cengkeram sepanjang durasi balapan yang panjang (race distance).
Baca Juga: Strategi Masa Depan Nissan: Merampingkan Model Demi Inovasi AI
Inovasi ini menjadi jawaban atas kebutuhan tim yang menginginkan alternatif lebih tangguh dibandingkan dengan standar SC0 yang sudah ada selama ini.
Giorgio Barbier, Motorcycle Racing Director Pirelli, menyatakan bahwa TT Circuit Assen memiliki tantangan unik berupa suhu udara yang fluktuatif dan cuaca yang sulit diprediksi.
"Untuk putaran ketiga ini, Pirelli menyediakan solusi ban belakang soft pengembangan baru, F0298. Ban ini diharapkan menjadi alternatif valid bagi seri SC0, dengan target meningkatkan stabilitas sekaligus menjamin tingkat konsistensi yang tinggi dalam kondisi balapan nyata," ujar Barbier dalam keterangan resminya.
Selain seri F0298 yang baru, Pirelli tetap menyediakan jajaran produk DIABLO™ Superbike untuk memastikan kesiapan pebalap di segala kondisi. Untuk bagian belakang, tersedia pilihan supersoft SCX untuk sesi kualifikasi dan Superpole Race, serta SC1 medium sebagai opsi cadangan jika suhu lintasan menurun drastis.
Sementara itu, untuk bagian depan, para pebalap WorldSBK dapat mengandalkan pilihan SC1 soft dan SC2 medium yang telah teruji performanya.
Menariknya, Pirelli juga memperhatikan kelas-kelas pendukung lainnya di akhir pekan balap Belanda ini. Untuk kelas WorldSSP, ban standar SC1 dan SC2 tetap dikonfirmasi untuk bagian depan, sementara SCX dan SC0 tersedia untuk bagian belakang.
Baca Juga: Harley-Davidson Coba Gebrak Dunia Permotoran dengan Cara Ini
Selain itu, kejuaraan balap motor wanita perdana, WorldWCR, serta World Sportbike Championship akan menggunakan ban SC1 pada kedua poros roda dengan ukuran 120/70 di depan dan 180/60 di belakang.
Mengingat wilayah Belanda sering kali diguyur hujan pada periode tahun ini, Pirelli juga telah menyiagakan ban DIABLO™ Wet untuk kondisi antara (intermediate) dan DIABLO™ Rain untuk kondisi basah total.
Adanya paket solusi yang komprehensif ini, Pirelli berambisi untuk tidak hanya meningkatkan catatan waktu per lap, tetapi juga memberikan keamanan dan kepercayaan diri penuh bagi para pebalap yang berlaga di salah satu sirkuit paling bersejarah di dunia tersebut.

